Anjing pelacak diturunkan saat Satuan Samapta Polres Kebumen melakukan sterilisasi gereja, Minggu (21/12/2025) sore. Sterilisasi dilakukan pada Gereja Kristen Jawa (GKJ) Kebumen di Jalan Pemuda dan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Kebumen di Jalan Kolonel Sugiono.
Polres Kebumen melibatkan anjing pelacak dari Unit K9 untuk memastikan tidak ada benda berbahaya maupun potensi ancaman di lokasi ibadah. Personel kepolisian juga menyisir setiap sudut ruangan gereja menggunakan metal detector.
Dikutip dari Instagram Polres Kebumen, pemeriksaan dilakukan mulai dari area luar gereja, ruang utama ibadah, hingga sejumlah ruangan penunjang. Langkah tersebut dilakukan sebelum jemaat memasuki gereja dan kegiatan ibadah dimulai.
Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman memberikan penjelasannya. Dia mengatakan, sterilisasi merupakan upaya preventif kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada kegiatan keagamaan.
“Sterilisasi ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan kondusif. Kami ingin memberikan rasa aman kepada jemaat saat menjalankan ibadah,” ujar Kompol Faris.
Anjing Pelacak untuk Deteksi Benda Tertentu
Kompol Faris mengatakan, pelibatan Unit K9 dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pemeriksaan. Anjing pelacak memiliki kemampuan mendeteksi benda atau zat tertentu yang tidak mudah dikenali secara visual oleh manusia.
Polres Kebumen menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan umat Kristiani menjelang Natal. Hal itu sebagai bentuk perlindungan terhadap kebebasan beribadah dan upaya menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
Upaya yang dilakukan Polres Kebumen mendapat sambutan positif oleh jemaat. Mereka menilai hadirnya Polri sangat dirasakan. Bahkan, bisa membuat ibadah jauh lebih khusyuk karena hadirnya Polri mewakili negara.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.







