Persibara Siap Tempur di Grup F, 3 Laga Kandang Digelar di SSK Banjarnegara

Syarif TM
Persibara Banjarnegara siap tempur dalam mengarungi Liga 4 PSSI Jateng 2025-2026. (dok.Persibara)

PERSIBARA Siap tempur, bahasa inilah yang muncul setelah tim kebanggaan Kota Dawet Ayu, Persibara Banjarnegara resmi masuk dalam Grup F Liga 4 PSSI Jawa Tengah 2025-2026. Hasil drawing menempatkan Laskar Dipayudha bersama tim-tim kuat lain seperti Persak Kebumen, Persik Kendal, dan Persikama Kabupaten Magelang, yang dinilai sebagai grup paling kompetitif musim ini.

Pada fase penyisihan grup, PSSI Jawa Tengah kembali menerapkan format home-away penuh. Dengan format tersebut, Persibara bakal menjalani tiga pertandingan kandang di Stadion Soemitro Kolopaking Banjarnegara, dan tiga laga tandang menghadapi tekanan suporter tuan rumah, tanpa kehadiran suporter tamu.

Kickoff Liga 4 sendiri resmi dijadwalkan dimulai pada 23 Desember 2025, momentum yang dinanti pecinta sepak bola daerah, karena Liga 4 sering menjadi ajang kelahiran talenta muda sepak bola Indonesia.

Format Tanpa Suporter Tamu Jadi Tantangan Tambahan

Format baru Liga 4 tahun ini membuat tensi pertandingan semakin tinggi. Tanpa dukungan suporter tandang, setiap pertandingan di markas lawan disebut bakal menjadi ujian mental bagi pemain.

Baca juga  TMMD Sengkuyung IV Banjarnegara Ditutup, Jalan Baru Siap Dilalui Warga

Hal ini diyakini akan mempersempit peluang tim yang tidak siap secara mental dan strategi.

“Ini grup berat. Semua tim di Grup F sudah terbiasa bermain dalam tekanan dan punya rekam jejak kompetitif. Setiap poin akan sangat menentukan, dan Persibara siap tempur untuk memberkan yang terbaik bagi Banjarnegara,” ujar General Manager Persibara Banjarnegara, Rohman Supriyadi.

Beberapa pengamat bahkan menjuluki Grup F sebagai “Group of Death” musim ini. Hal ini sudah sangat terasa saat hasil drawing dilakukan oleh seluruh tim peserta di Asprov PSSI Jateng.

Suasana Drawing Penuh Ketegangan

Drawing Liga 4 yang digelar Asprov PSSI Jawa Tengah berlangsung penuh antusiasme. Setiap undian yang keluar langsung memicu reaksi spontan dari perwakilan klub, menandai potensi laga-laga panas yang akan terjadi di fase grup.

Komposisi grup dinilai relatif seimbang, namun Grup F tetap menjadi perhatian karena diisi tim-tim tradisional dengan sejarah rivalitas yang panjang.

Persibara Siap Tempur

General Manager Persibara Banjarnegara, Rohman Supriyadi, menegaskan bahwa tim dalam kondisi siap tempur. Pemain, pelatih, dan manajemen disebut sudah rapi dan tinggal menunggu jadwal laga resmi.

Baca juga  Ibu dan Anak Asal Kutowinangun yang Dilaporkan Hilang Ternyata Ada di Lamongan

“Persibara siap tempur, Persibara comeback. Persiapan sudah maksimal dan sekarang tinggal menunggu tanggal pertandingan dari Asprov PSSI Jateng,” katanya.

Ia berharap laga kandang nanti menjadi momentum kebangkitan sepak bola Banjarnegara di kancah nasional. Untuk itu, semua komponen tim yang ada di Persibara siap tempur.

Satu Gol Penting: Lolos ke 16 Besar

Dengan format kompetisi yang ketat, hanya tim terbaik dari penyisihan grup yang berhak melaju ke babak 16 besar, kemudian disusul sistem gugur kandang-tandang di perempat final dan semifinal.

Persibara mematok target realistis, dimana Laskar Dipayudha ini mematok target lolos dari fase grup dan melaju sejauh mungkin.

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!