Ketua DPRD Jateng Sumanto Minta Pemda Antisipasi Penimbunan

Djamal SG
Ketua DPRD Jateng Sumanto (kanan) dan Bupati Semarang Ngesti Nugraha dalam sebuah kesempatan. (dok DPRD Jateng)

Menjelang Idulftri yang jatuh pada pekan depan, Ketua DPRD Jateng Sumanto meminta pemerintah daerah menjaga harga kebutuhan pokok tetap stabil. Pemerintah juga perlu memastikan ketersediaan stok sembako di pasaran. Caranya, dengan mengantisipasi adanya penimbunan dan panic buying.

Langkah itu penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan mencegah lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan. Politikus PDI Perjuangan itu juga meminta pemerintah daerah melalui instansi terkait melakukan pantauan intensif terhadap perkembangan harga di pasar tradisional maupun pusat distribusi. Pengawasan tersebut diperlukan untuk mengantisipasi adanya spekulan maupun gangguan distribusi barang.

“Stabilitas harga harus dijaga agar masyarakat tidak terbebani menjelang Idulfitri, saat kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat,” katanya.

Sumanto Minta Pemda Pastikan Ketersediaan Stok Sembako

Selain menjaga stabilitas harga, Sumanto meminta pemerintah daerah memastikan ketersediaan stok sembako seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan bahan pangan lainnya tetap aman hingga setelah hari raya. Distribusi yang lancar dari tingkat distributor hingga pasar menjadi faktor penting untuk mencegah kelangkaan barang.

Baca juga  Siswa SMA Karanganyar Didorong Jadi Generasi Melek Politik dan Demokrasi

“Naik turunnya harga ini sering ditentukan suplainya. Pemerintah perlu menjaga agar kenaikan harga tidak terlalu tinggi dan memberatkan masyarakat. Harganya juga jangan terlalu murah agar penjual tidak rugi,” kata Sumanto.

Menurutnya, koordinasi antara pemerintah daerah, distributor, dan pelaku usaha perlu diperkuat agar rantai pasok kebutuhan pokok tetap terjaga. Bahkan jika perlu, pemerintah daerah juga bisa menggelar operasi pasar atau pasar murah guna menekan kenaikan harga.

Sumanto menambahkan, pantauan rutin perlu untuk mencegah adanya penimbunan bahan pokok oleh spekulan atau pihak-pihak yang tak bertanggungjawab. Dia meminta pihak berwajib ikut turun tangan karena terkadang beberapa oknum pedagang atau distributor menahan barang untuk menciptakan kelangkaan agar harga naik.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.