Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Jateng > Sumanto Minta Petani Bangga dengan Pekerjaannya
Jateng

Sumanto Minta Petani Bangga dengan Pekerjaannya

Djamal SG
Terakhir diperbarui: 5 Desember 2025 04:30
Djamal SG
Membagikan
Ketua DPRD Jateng
Ketua DPRD Jateng Sumanto saat bertemu dengan petani di Desa Dagen. (dokpri)
Membagikan

Ketua DPRD Jawa Tengah (Jateng) Sumanto para petani bangga menjalani pekerjaannya. Pasalnya, ke depan sektor pangan bakal menjadi andalan dan menghasilkan nilai ekonomis yang tinggi. Salah satunya penyebabnya adalah ancaman krisis pangan di tengah semakin berkurangnya lahan pertanian.

Contents
  • Sumanto Bicara Keran Ekspor
  • Apresiasi Kepala Desa Dagen

Sumanto mengatakan, tren harga pangan saat ini semakin meningkat. Ia mencontohkan, dulu harga gabah sangat murah, hanya berkisar Rp4.000 per kilogram. Menurutnya, murahnya harga gabah tersebut membuat para petani sering merugi karena berpenghasilan minim. Namun kini, harga gabah sudah berkisar Rp6.700 hingga Rp7.000 per kilogram yang membuat petani untung karena penghasilannya setara Upah Minimum Regional (UMR).

“Harga kebutuhan pangan akan meningkat terus, jangan malu jadi petani. Jadi petani hari ini relatif enak, maka panjenengan harus bangga jadi petani,” jelasnya saat acara Temu Tani di Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, belum lama ini.

Dia menambahkan, dengan harga gabah sekitar Rp6.700 per kilogram dan panen 3 bulan sekali, petani rata-rata mendapatkan penghasilan Rp12 juta. Jika biaya pembelian bibit, menanam, dan pupuk menghabiskan Rp6 juta, maka petani bisa mengantongi Rp6 juta.

Baca juga  Simbol Semangat Juang Generasi Muda, Gubernur Resmikan Monumen RM Bambang Soeprapto

Sumanto Bicara Keran Ekspor

Dengan penghasilan yang semakin meningkat tersebut, Sumanto meminta para petani tak gampang tergiur menjual sawahnya. Sebab, hasil penjualan lahan pertanian bakal cepat habis jika hanya dipakai untuk kebutuhahan konsumtif.

“Lahan pertanian sampai jadi seperti begini butuh waktu puluhan tahun. Maka kalau bisa dipertahankan, jangan dijual sawahnya,” kata Sumanto.

Bahkan, ia meminta para petani yang punya cukup uang untuk memperluas lahan pertaniannya. Dengan begitu, penghasilan mereka bisa bertambah. Sumanto menambahkan, ancaman krisis pangan semakin nyata ke depan. Salah satu indikasinya, sejumlah negara eksporter beras kini menutup keran ekspornya untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri.

“Indonesia sekarang mau impor susah karena ditutup untuk kebutuhan pangan dalam negeri,” imbuhnya.

Apresiasi Kepala Desa Dagen

Kepala Desa Dagen, Andi Susilo Purnomo mengatakan, di wilayahnya luas lahan pertanian sebesar 110 hektare. Ratusan hektare sawah tersebut digarap oleh 3 Kelompok Tani dan 1 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Adapun jumlah petani di Desa Dagen sekitar 300 orang.

Baca juga  Ketua DPRD Jateng Dorong Pembangunan Pertanian jadi Prioritas Pemprov

Ia mengapresiasi langkah Ketua DPRD Jateng Sumanto yang punya kepedulian tinggi terhadap nasib para petani. Menurutnya, Sumanto secara rutin memberikan bantuan untuk para petani. Baik dalam bentuk bantuan sumur hingga pupuk organik cair.

“Kesempatan silaturahmi ini bisa dimanfaatkan para petani untuk menimba ilmu dari beliau sekaligus menyalurkan aspirasi yang dibutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Gapoktan Desa Dagen, Wagiman mengungkapkan, para petani sudah tak asing lagi dengan sosok Sumanto. Menurutnya, sudah berulangkali politisi PDI Perjuangan asal Karanganyar tersebut memberikan bantuan.

“Dulu dapat bantuan pupuk cair dan para petani sudah diberi pengetahuan tentang cara membuat pupuk cair organik. Alhamdulillah produksi padi meningkat,” ujarnya.

*Info lain bisa Anda lihat di Instagram kami.

TAG:petani banggasumanto
Artikel Sebelumnya BLTS Kesra BLTS Kesra Cair! 81.306 Warga Cilacap Terima Rp900 Ribu
Artikel Selanjutnya Timnas Putri Indonesia Timnas Putri Indonesia Masih Bisa ke Semifinal Sea Games 2025 Usai Dibantai Thailand
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Persak Kebumen
JatengKebumenOlahraga

Persak Kebumen Merangkak Naik, Magis Mbah Gatot Terlihat

Oleh Djamal SG
Angin kencang
JatengKebumen

Angin Kencang Bikin Bagian Sebuah Rumah di Buayan Kebumen Roboh

Oleh Djamal SG
jasad
Jateng

Jasad Warga Ditemukan Mengapung di Waduk Wadaslintang Wonosobo

Oleh Djamal SG
Pendaki
Jateng

Pendaki Syafiq Sudah Meninggal Dunia Sejak 15 Hari Sebelum Ditemukan

Oleh Budi Pekerti
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?