Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Nasional > PDI Perjuangan Tegaskan Jadi Penyeimbang, Puan : Kritis, Cerdas, Solutif dan Kerakyatan
Nasional

PDI Perjuangan Tegaskan Jadi Penyeimbang, Puan : Kritis, Cerdas, Solutif dan Kerakyatan

Budi Pekerti
Terakhir diperbarui: 13 Januari 2026 18:24
Budi Pekerti
Membagikan
PDI Perjuangan
Puan Maharani Memberikan Paparan Materi Terkait Posisi Politik PDI Perjuangan saat Rakernas I PDI Perjuangan di Beach City Internasional Stadium, Ancol, Jakarta Utara. (Foto : derapjuang.id)
Membagikan

PDI Perjuangan   menegaskan diri  partai penyeimbang. Keputusan tersebut ditegaskan Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri dalam  Rakernas I PDI Perjuangan  sekaligus perayaan HUT ke-53 PDI Perjuangan  di Beach City Internasional Stadium, Ancol, Jakarta Utara, yang ditutup Senin (12/1/2026).

PDI Perjuangan  Jelaskan Sikap Politik

Ketua Bidang Politik PDI Perjuangan (PDI-P), Puan Maharani  juga memberi penjelasan praktis kepada ribuan kader Banteng bagaimana beperan sebagai partai penyeimbang. Menurutnya, sikap Politik sebagai partai penyeimbang adalah kritis, cerdas, solutif dan kerakyatan.

“Kritis berarti memiliki analisa yang tajam, berbasis regulasi, berdasarkan data, fokus pada substansi, dan bukan menyerang personal.Kritis juga berarti kita berpikiran terbuka dan objektif. Kita juga harus tahu, apakah permasalahan saat ini juga disebabkan oleh kekuasaan yang kita miliki di masa lalu? Sehingga kita harus bijaksana dalam menyampaikan kritik,” paparnya.

Disampaikan, kritis tidak berarti selalu menolak apa yang disampaikan pemerintah. Kita mendukung yang baik dan mengkoreksi serta menyempurnakan yang tidak baik.

Makna Cerdas PDI Perjuangan

 

Baca juga  Gubernur Jateng Penuhi Janjinya, 162 Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera Terima Bantuan

PDI-P menurut Puan,  harus cerdas berarti kemampuan untuk menempatkan dan memperjuangkan kepentingan secara efektif, rasional, dan bermartabat, bahkan dalam situasi politik yang tidak kondusif sekalipun. Kecerdasan tidak ditunjukkan melalui reaksi emosional atau konfrontasi tanpa arah.

“Melainkan melalui ketepatan membaca situasi, kecermatan memilih strategi, serta konsistensi dalam menjaga tujuan. Sebagai Partai Penyeimbang, maka kecerdasan adalah kemampuan mengubah keterbatasan menjadi daya tawar, tekanan menjadi peluang, dan perbedaan menjadi penyeimbang,” paparnya.

Ketua DPR RI ini memberikan contoh kecerdasan ini dalam konteks politik di DPR RI. “Di DPR RI, satu Fraksi PDI Perjuangan berhadapan dengan tujuh Fraksi lainnya. Tanpa kehadiran Fraksi PDI Perjuangan, setiap rapat dapat menjadi sah. Dalam kondisi seperti ini, kita harus cerdas menjaga posisi Fraksi agar tetap diperhitungkan,” ujarnya.

PDI Perjuangan  Partai Penyeimbang

Sebagai Partai Penyeimbang, lanjut Puan, para kadernya diharapkan juga tidak hanya bisa menyampaikan kritik, akan tetapi juga solusi “Jangan mengkritik kalau tidak punya solusi; mengapa solusi menjadi penting? Solusi menjadi penting karena kita pernah menjadi partai pemerintah, sehingga memahami secara nyata kompleksitas pengambilan kebijakan dan tantangan pembangunan nasional,” ujarnya.

Baca juga  Ribuan Kader PDIP Jateng Ziarah ke Makam Bung Karno, Bambang Pacul: Kami Ambil Semangat Sang Proklamator RI

Pengalaman tersebut menempatkan kita pada posisi yang tidak hanya berhak mengkritik, tetapi juga berkewajiban menawarkan alternatif solusi kebijakan. “Dengan demikian, maka kita tetap memiliki komitmen agar pembangunan nasional tetap bergerak maju dan tidak mundur dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

 

PDI-P Tak Berada Dalam Pemerintah

 

Puan menegaskan, kenyataan bahwa PDI-P tidak berada dalam jajaran partai pemerintah tidak boleh menjadi alasan untuk membiarkan, apalagi mendorong, arah pembangunan nasional yang keliru dan pada akhirnya mengorbankan kesejahteraan rakyat demi kepentingan politik jangka pendek.“Perbedaan posisi politik tidak menghapus tanggung jawab moral dan kebangsaan terhadap masa depan rakyat dan negara,” tegasnya.

Sebagai Partai Penyeimbang, lanjut Puan, keberadaan PDI-P akan bermakna apabila berpijak pada dukungan dan keberpihakan yang nyata kepada kepentingan rakyat.

“Tanpa orientasi tersebut, peran penyeimbang akan kehilangan arah dan menjadikan partai sibuk mengurus kepentingannya sendiri, terjebak pada manuver internal yang terpisah dari kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

 

Puan menegaskan, tujuan kerakyatan ini yang harus selalu diingat para kader PDI-P  agar saat ada permasalahan rakyat yang dihadapi, “maka, akan fokus kepada solusi dan bukan hanya sibuk berbunyi.”

Baca juga  Sehari 30 Janda Baru di Cilacap, Pengadilan Agama Beberkan Penyebab Utamanya

“Ini penting agar kita tidak terjebak pada ambisi, tidak terjebak pada emosi pribadi, melainkan kita Insya Allah bisa terus menjalankan posisi penyeimbang yang berdasarkan pada ideologi dan berorientasi pada solusi atas persoalan yang dihadapi rakyat Indonesia,” ujarnya.

Hal ini, kata Puan, seperti yang dilakukan dengan membantu para korban bencana di Sumatera.“Di situ kita langsung bergerak, dan bukan hanya berteriak. Seperti yang Ibu Ketua Umum sampaikan bahwa membantu korban bencana adalah urusan kemanusiaan, bukan urusan politik,” tegas cucu Bung Karno ini.

 

TAG:pdi perjuanganPenyeimbangPuan Maharani
Artikel Sebelumnya tambaknegara 5 Aktivitas Seru Berwisata di Tambaknegara Banyumas, Dari Susur Sungai Serayu hingga Kripik Tempe
Artikel Selanjutnya basecamp gunung slamet Update Basecamp Gunung Slamet Resmi 2026, Ini Daftar Jalur Pendakian Terlengkap
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Bantuan mahasiswa terdampak banjir
BeritaJatengNasional

Gubernur Jateng Penuhi Janjinya, 162 Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera Terima Bantuan

Oleh Syarif TM
Gubernur soal Asuransi gagal panen
BeritaJatengNasional

Cuaca Ekstrem Ancam Ketahanan Pangan, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Daerah Ajukan Asuransi Gagal Panen

Oleh Nestya Zahra
Presiden Prabowo
Nasional

Presiden Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Malang, Komitmen Perluas Akses Pendidikan

Oleh Budi Pekerti
Kerjasaam BPJS Kesehatan dengan Jaksa Agung Muda
BeritaNasional

Perkuat Tata Kelola Hukum Program JKN, BPJS Kesehatan Gandeng Jamdatun Kejagung

Oleh Syarif TM
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?