PSSI Jawa Timur memberi hukuman pada pemain Putra Jaya Pasuruan M Hilmi Gimnastiar. Hilmi diketahui melakukan tendangan kungfu pada bagian dana pemain Perseta 1970 bernama Firman Nugraha.
PSSI Jatim menghukum Hilmi membayar Rp2,5 juta dan dihukum tak boleh beraktivitas sepak bola seumur hidup. Keputusan PSSI Jatim itu dibuat pada 6 Januari 2026. Keputusan PSSI Jatim itu seperti terlihat dalam unggahan Instagram Putra Jaya Pasuruan.
Keputusan ini belum final. Artinya masih ada kesempatan bagi Hilmi untuk melakukan banding atas putusan tersebut. Hilmi sendiri saat ini masih sangat muda yakni berusia 20 tahun.
Tendangan Kungfu, Dikecam dan Disanksi
Aksi tendangan kungfu oleh Hilmi terjadi dalam ajang Liga 4 Jatim grup CC, Senin (5/1/2026). Saat itu laga Putra Jaya vs Perseta 1970 di Bangkalan Madura. Laga itu akhirnya dimenangkan Perseta 1970.
Di laga Putra Jaya vs Perseta 1970, di menit 70-an, momen horor itu terjadi. Mulanya bola dikuasai Firman dan dia menendang bola. Tapi bola yang sepertinya akan diumpan ke kawannya, justru mengenai kaki Hilmi.
Bola kemudian memantul dan kembali mengarah ke Firman. Di situlah ketika situasi 50-50, Hilmi menerbangkan kakinya ke dada Firman. Aksi ini kemudian viral.
Banyak yang mengecam atas apa yang dilakukan Hilmi. Apalagi, jika dilihat dari video yang beredar, Hilmi sepertinya memang sengaja melakukan tendangan kungfu.
Tak hanya dapat kecaman, Hilmi juga disanksi. Dia dapat kartu merah di laga itu, dipecat klubnya, dan disanksi tak boleh beraktivitas dalam sepak bola seumur hidup.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.







