Viral Tendangan kungfu pemain sepak bola dalam ajang Liga 4 Jawa Timur. Pelaku tendangan kungfu yakni pemain Putra Jaya Sumurwaru Pasuruan dan korbannya adalah pemain Perseta 1970 Tulungagung.
Mulanya insiden ini terjadi dalam laga Liga 4 grup CC Jawa Timur antara Perseta 1970 vs Putra Jaya, 5 Januari 2026. Laga berlangsung di Bangkalan Madura. Pertandingan berakhir 7-2 untuk Perseta 1970.
Di menit 70-an, pemain Perseta 1970 yakni Firman Nugraha menguasai bola di area permainan Perseta 1970. Ketika dia mengoper bola, bola mengenai kaki pemain Putra Jaya yakni Muhammad Hilmi Gimnastiar.
Bola lalu kembali menuju ke Firman. Dalam situasi 50-50, bola di tengah, Hilmi dengan brutal melakukan tendangan kungfu ke Hilman. Sontak Firman pun terkapar. Jika dilihat dari video yang beredar, Hilmi terkesan sengaja melakukan tendangan kungfu ke Firman.
Kericuhan tak sempat meluas karena wasit langsung memberi kartu merah pada Hilmi. Video ini kemudian menjadi viral dan banyak warganet yang geram dengan aksi yang dilakukan Hilmi.
Hari Itu Juga Pelaku Tendangan Kungfu Dipecat
Pada akhirnya, di tanggal 5 Januari 2026 itu pula manajemen Putra Jaya langsung memecat Hilmi. Putra Jaya menilai tindakan yang dilakukan pemain kelahiran 2005 itu sudah mencederai semangat fair play.
Putra Jaya pun meminta maaf secara terbuka pada Perseta 1970. Permintaan maaf secara terbuka tertuang dalam surat pemecatan Hilmi. Surat itu pun diunggah di Instagram Putra Jaya.
Sementara Perseta 1970 menginformasikan bahwa kondisi Firman membaik usai tendangan kungfu brutal tersebut. Perseta 1970 juga berterima kasih atas semua dukungan untuk kesembuhan Firman.
Terkait sanksi pada Hilmi, Perseta 1970 berpendapat bahwa hal itu menjadi tanah dari PSSI Jatim sebagai operator Liga 4 Jatim.
*Anda bisa melihat info lain di Instagram kami.







