7 Jabatan Eselon II Pemkab Purbalingga Belum Terisi, Termasuk Kepala Dindikbud dan DPUPR

Budi Pekerti
Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif bersalaman usai mengambil sumpah 16 pejabat Eselon II, dalam Rotasi Pengisian Jabatan, di Pendopo Dipokusumo, Senin (3/11/2025). (Foto :Budi Pekerti)

Bupati  Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif melakukan rotasi 16 Pejabat Eselon II. Langkah tersebut dilakukan pertama kali sejak menjabat pada Februari 2025 lalu. Acara dilaksanakan di Pendopo Dipokusumo Pemkab Purbalingga, Senin (3/11/2025). Kendati demikian terdapat tujuh jabatan Eselon II yang belum terisi, diantaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) dan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR).

Untuk sementara Bupati Fahmi menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) untuk memimpin Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut.Tujuh jabatan yang belum terisi selengkapnya masing-masing Kepala Bapelitbangda, Kepala Dindikbud, Kepala DPUPR, Kepala Dinaker, Kepala Bakeuda, Kepala BPKSDM dan Kepala Dinpermasdes.“Untuk mengisi kekosongan tersebut kami mengangkat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas,” kata Bupati Fahmi.

Plt Kepala Bapelitbangda dijabat Ato Susanto, Plt Kepala Dindikbud dijabat Sadono, Plt Kepala DPUPR dijabat Drajat Uji Wakhyono, Plt Kepala Dinaker dijabat Mukodam, Plt Kepala Bakeuda dijabat Suroto, Plt Kepala BPKSDM dijabat Bambang Wijonarko dan Plt Dinpermades dijabat Muhamad Faturahman.

Sedangkan 16 ejabat yang  dirotasi dan dilantik masing-masing adalah

  1. Bambang Widjonarko yang sebelumnya Kepala BPKSDM menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dipendukcapil)
  2. Siswanto yang sebelumnya Kepala Bakeuda sebagai Asisten III Sekda Purbalingga
  3. Tri Gunawan yang sebelumnya Kepala Dindikbud menjadi Staf Ahli Bupati
  4. Faturahman yang semula Kepala Dipendukcapil menjadi Kepala Dinsosdalduk
  5. Budi Setiawan yang semula Kepala Dinporapar menjadi Kepala Dinkominfo
  6. Sadono yang semula Kepala Dinarpus menjadi Kepala Dinporapar
  7. Endi Astono yang semula Kepala Dinkop UKM menjadi Kepala Dinarpus
  8. Eni Sosiatman yang semula Kepala Dinpermasdes menjadi Kepala Dinkop UKM
  9. Pandi, yang semula Kepala Bakesbangpol menjadi Kepala Dinrumkin
  10. Umar Fauzi yang semula Kepala DPMPTSP menjadi Kepala Bakesbangpol
  11. Johan Arifin yang semula Kepala Dinperindag menjadi Kepala DPMPTSP
  12. Agung Widiarto yang semula staf ahli Bupati menjadi Kepala Dinperindag
  13. Prayitno yang semula Ketua Pelaksana BPBD menjadi Kepala Dinpertan
  14. Revon yang semula Kepala Dinpertan menjadi Ketua Pelaksana BPBD
  15. Raditya yang menjadi Kepala Dinhub menjadi Kepala Satpol PP
  16. Sutrisno yang semula Kepala Satpol PP menjadi Kepala Dinhub
Baca juga  Jelang Ramadan, Pemkab Purbalingga Gelontorkan 11.400 Liter Minyak Goreng

 

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Pakta Integritas oleh para pejabat yang dilantik. Menurut Bupati, hal itu menjadi komitmen bersama untuk meningkatkan kinerja, kompetensi, dan kejujuran dalam menjalankan tugas pemerintahan. “Saya berharap dan berdoa agar seluruh pejabat dapat menjalankan Pakta Integritas ini dengan sungguh-sungguh, dan menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing,” tambahnya.

Bupati Fahmi juga memastikan bahwa jabatan yang masih kosong di tingkat JPT maupun eselon di bawahnya akan segera diisi dengan tetap mengedepankan prinsip meritokrasi dan profesionalisme. Ia berpesan agar seluruh pejabat terus mengembangkan kompetensi serta menunjukkan keteladanan sebagai pelayan publik.

“Pastikan para kepala OPD benar-benar menjadi role model bagi jajarannya, terutama dalam menunjukkan dedikasi dan integritas sebagai pelayan masyarakat. Saya yakin jabatan baru ini akan memberikan kontribusi yang sama baiknya, bahkan lebih baik, untuk menjadikan Kabupaten Purbalingga semakin maju,” pungkasnya.