Hari Jadi Kabupaten Purbalingga ke -195 akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan. Berbagai acara spesial akan menyemarakkan peringatan yang jatuh di tanggal 18 Desember 2025.
“Mulai dari kompetisi olahraga, gelar seni budaya, festival, hingga kegiatan religius, semuanya dipersembahkan untuk masyarakat Purbalingga tercinta. Kita rayakan Hari Jadi ke-195 dengan penuh sukacita, sambil terus melangkah menuju Purbalingga Baru yang semakin maju melalui sinergi dan kolaborasi,” kata Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif.
Rangkaian Acara Hari Jadi ke-195
Dalam kesempatan terpisah Kabag Prokopim Setda Purbalingga Titis Panjer Rahino, Senin (8/12/2025) mengatakan rangkaian acara , masing-masing :
-Kejuaraan Karate Piala Bupati pada 6-7 Desember 2025 di GOR Mahesa Jenar
-Purbalingga Dangdut Idol 7 Desember 2025 di GOR Mahesa Jenar
-Pagelaran Art Laboratory-5 7 Desember 2025 di GOR Indoor Sasana Krida Perwira
Pentas Kesenian Ebeg 7 Desember 2025, di lapangan Gembrungan
-Pertandingan Bola Voli Piala Bupati, 8-9 Desember 2025, di GOR Sasana Krida Perwira
-Futsal Piala Bupati Purbalingga, 12-14 Desember 2025, di GOR Indoor Sasana Krida Perwira
-Festival Kentongan, 13 Desember 2025, di alun-alun Purbalingga
-Purbalingga Bershalawat dan Doa Bersama, 13,20, 27 Desember 2025, di Bukateja, Tunjungmuli, Mangunegara
-Ziarah Makam Leluhur, 16 Desember 2025
-Pahargyan Agung, di Pendopo Dipokusumo, 18 Desember 2025
-Purbalingga Berkebaya, di Pendopo Dipokusumo, 18 Desember 2025
-Pawai Budaya dan Kirab Pusaka, di alun-alun Purbalingga, 20 Desember 2025
-Pentas Musik, di alun-alun Purbalingga, 27 Desember 2025
-Kejurda Pencak Silat Merpati Putih, di GOR Indoor Sasana Krida Perwira, 26-28 Desember 2025
Logo Hari Jadi ke-195
Logo Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purbalingga resmi diperkenalkan. Mengusung semangat “Sinergi, Kolaborasi untuk Akselerasi Purbalingga Baru”, logo ini cerminan identitas, budaya, dan harapan besar untuk masa depan Purbalingga.
Filosofi Logo Hari Jadi ke-195
Logo ini terinspirasi dari Wayang Suket yang merupakan kesenian Purbalingga yang ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Tingkat Nasional.
– Angka 1 membentuk lesatan anak panah, melambangkan Kemajuan atau Inovatif
– Angka 95 menyatu membentuk satu kesatuan melambangkan Kolaboratif
– Warna Hijau Tosca bermakna Keseimbangan, Keteduhan, dan Harmoni
– Warna Oranye bermakna Pertumbuhan dan Transformasi
– Warna Merah Marun bermakna Keberanian, Kekuatan, dan Ketegasan
“Seluruh elemen ini menyatu dalam tema besar: 195 Tahun Purbalingga: Sinergi, Kolaborasi untuk Akselerasi Purbalingga Baru,” imbuh Titis.







