Korban Banjir dan Longsor di Purbalingga Mulai Terserang Penyakit

Budi Pekerti
Tim Dokkes Purbalingga memeriksa warga terdampak banjir dan longsor di Dusun Gunungmalang Desa Serang Kecamatan Karangreja yang terserang penyakit. (Foto :Humas Polres Purbalingga).

Warga korban  banjir bandang dan longsor di Kabupaten Purbalingga mulai terserang penyakit. Mereka terjangkit batuk, pilek dan demam. Oleh karena itu tim kesehatan diterjunkan untuk melakukan penanganan.

 

Tim Dokkes Polres Purbalingga Diturunkan

 

Warga korban banjir membutuhkan perawatan medis. Untuk itu Plt Kasi Humas Polres Purbalingga, Iptu Dwi Arto, Rabu (28/1/2026) mengatakan Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Purbalingga melakukan pemeriksaan kesehatan secara door to door kepada warga terdampak bencana alam di Dusun Gunung Malang, Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga.

“Selain mendirikan posko kesehatan, pihaknya juga menerjunkan personel untuk memberikan layanan medis langsung ke rumah-rumah warga.Pemeriksaan dilakukan dari rumah ke rumah agar lebih menjangkau warga yang belum sempat mendapatkan layanan kesehatan pascabencana,” ungkapnya.

Sejumlah Warga Tidak Mengungsi

Menurutnya, di Dusun Gunung Malang masih terdapat sejumlah warga yang tidak mengungsi namun tinggal di rumah saudaranya. Sebanyak 15 warga yang belum mendapatkan layanan medis menjadi sasaran pemeriksaan oleh tim kesehatan.

Baca juga  Gunung Beser Purbalingga, Destinasi Ideal bagi Pendaki Pemula yang Ingin Muncak Santai

Ia menambahkan, kegiatan ini akan terus dilakukan oleh tim kesehatan Polres Purbalingga. Hal itu untuk memastikan kondisi kesehatan warga terdampak bencana tetap terpantau.

Korban Banjir  Apresiasi Tim Kesehatan

Salah satu warga, Samidi, mengapresiasi kehadiran tim kesehatan Polres Purbalingga yang datang langsung ke rumah-rumah memeriksa kesehatan warga Gunung Malang.

“Terima kasih atas layanan kesehatan dari Polres Purbalingga. Warga bisa diperiksa kesehatannya dan mendapat obat serta vitamin,” ujar Samidi.