Ketua DPRD Purbalingga Kunjungi Warga Terdampak Banjir di Sangkanayu

Budi Pekerti
Ketua DPRD Purbalingga HR Bambang Irawan mengunjungi warga terdampak banjir di Desa Sangkanayu Kecamatan Mrebet, Sabtu (24/1/2026) malam. (Foto :Budi Pekerti)

Ketua DPRD Purbalingga HR Bambang Irawan mengunjungi warga terdampak banjir bandang di Desa Sangkanayu Kecamatan Mrebet, Sabtu (24/1/2026) malam. Kunjungan dilakukan di aula Balai Desa Sangkanayu yang menjadi lokasi pengungsian.

“Saya malam ini mengunjungi warga terdampak banjir di Sangkanayu. Ada warga yang mengungsi. Kami ikut prihatin dengan bencana yang terjadi. Pemkab Purbalingga sedang  melakukan penanganan. Kita nanti juga akan membantu. Semoga semua segera bisa ditangani,” kata ketua DPRD Purbalingga.

 

Warga Terdampak Banjir

 

Ketua DPRD Purbalingga menerima informasi bahwa puluhan  rumah di Desa Sangkanayu Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga rusak terdampak banjir. Kondisi tersebut disebabkan meluapnya air Sungai Soso karena hujan semalaman. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (24/1/2026) dini hari.

Camat Mrebet Hendro Prasetyo dalam laporannya mengatakan kejadian banjir bandang melewati Sungai Soso  di lokasi Pondok Nangka RT 13 dan RT 14  Desa Sangkanayu Kecamatan Mrebet. Akibatnya jembatan menuju Pondok Nangka  rusak dan tertutup kayu. Dilaporkan  1 rumah  terbawa banjir, 6 rusak  berat serta 50 rusak sebagian.  Selain itu 2 mobil dan 7 motor terbawa banjir. “Sebanyak 3 ekor kambing warga juga hanyut terbawa banjir dan 8 ekor lainnya mati di kandang,” ungkapnya.

Baca juga  Hujan Deras di Purbalingga Akibatkan Longsor dan Debit Air Sungai Meluap

Evakuasi Korban Dilakukan

Ketua DPRD Purbalingga mendapatkan laporan bahwa evakuasi korban sudah dilakukan malam hari, ketika air sungai mulai naik tdk seperti biasanya. Ke rumah saudara terdekat.Langkah  penanganan  meliputi  warga bersama, relawan BPBD, PMI, TNI, Polri, Damkar  melakukan pembersihan balok kayu yg menutup jalan dan jembatan menuju Pondok Nangka. “Saat ini Listrik padam dan ada tiang listrik yg posisinya menggantung.Pipa Pamsimas banyak yg terbawa banjir sehingga terjadi kelangkaan air bersih.Mohon bantuan  bupati dan semua pihak yang terkait untuk mempercepat penanganan,” jelasnya.

Warga membutuhkan bantuan alat berat untuk membersihkan balok kayu. Selain itu juga bantuan Mobil Damkar untuk pembersihan lumpur di jalan dan rumah warga. Saat ini telah dilakukan pendirian  Posko di Sangkanayu  untuk dapur umum dan posko relawan, dan tempat pengungsian. “Bantuan air bersih diperlukan  untuk kebutuhan warga dan relawan yg ditempatkan di halaman Posko. Selain itu juga bantuan sembako dan bantuan pakaian pantas pakai,” ujarnya.

Banjir Bandang Melanda

Ketua DPRD Purbalingga menyampaikan banjir bandang menerjang sejumlah wilayah di lereng Gunung Slamet  Kabupaten Purbalingga. Bencana alam tersebut terjadi akibat meluapnya aliran sungai akibat hujan deras yang turun sejak Jumat (23/1/2026). Akibatnya akses jalan tertutup dan puluhan warga mengungsi.

Baca juga  Berkunjung ke Purbalingga, Komisi E DPRD Jateng Belajar Ini

Keterangan yang berhasil dihimpun, menyebutkan  banjir bandang melanda Desa Serang dan Desa Kutabawa Kecamatan Karangreja.  Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga Revon Hapinindriat dalam laporannya menyampaikan akibat banjir tersebut akses  jalan kabupaten menuju dusun Gunung Malang terisolir tertutup material.

Selain itu akses jalan kabupaten menuju Dusun Bambangan terisolir tertutup material. Beberapa ratusan warga terdampak langsung di Dusun Gunung Malang dan Dusun Bambangan terpaksa mengungsi ke tempat yang aman.