Orang Tua Mengajar Jadi program unggulan di Sekolah Menengah Negeri (SMAN) 2 Purbalingga. Dalam kegiatan itu sekolah melibatkan orang tua murid untuk memberikan pelajaran di masing-masing kelas.
Kepala SMAN 2 Purbalingga Nur Samsudin, Kamis (20/11/2025) mengatakan Program Orang Tua Mengajar dilaksanakan pada Selasa (18/11/2025). Sejumlah orang tua murid datang dan memberikan pelajaran tentang berbagai hal. “Mulai dari kesenian, jurnalistik, kepemimpinan, motivasi hingga persoalan lingkungan dan juga kedisplinan serta berbagai hal yang aktual lainnya ,’ ungkapnya.
Para Orang tua tersebut langsung masuk ke kelas dan memberikan materi di hadapan siswa. Kegiatan itu juga menjadi bagian untuk mendekatkan hubungan antara sekolah, orang tua dan juga siswa. Disampaikan juga, sesuai filosofi tokoh pendidikan Ki Hajar Dewantara, semua orang adalah guru. “Oleh karena itu kami juga menghadirkan orang tua untuk mengajar dan memberikan berbagai materi. Karena orang tua siswa adalah praktisi di bidangnya masing-masing,’ ujarnya.
Orang Tua Mengajar Jadi Inovasi
Orang Tua Mengajar yang merupakan sebuah inovasi membuat siswa SMAN 2 Purbalingga bersemangat. Menurutnya, siswa antusias juga mengikuti kegiatan tersebut. Pasalnya mereka mendapatkan hal-hal baru diluar rutinitas pelajaran yang mereka dapatkan sehari-hari. Sehingga tak heran waktu selama 90 menit yang disediakan dalam Program Orang Tua Mengajar seakan berlalu cepat.
“Kami senang mendapatkan pelajaran dari orang tua yang hadir di sekolah. Ada suasana baru dan juga materi baru yang didapatkan selain pelajaran di sekolah,” kata Ketua OSIS SMAN 2 Purbalingga Omarhaen Sanditra Prakoso yang mengikuti program tersebut.
Orang Tua Mengajar Wujud Kolaborasi
Orang Tua mengajar juga wujud kolaborasi. Salah satu orang tua murid SMAN 2 Purbalingga yang ikut dalam program itu, Panca Priyana mengatakan dia memberikan apresiasi atas kepercayaan sekolah yang memberikan kesempatan kepada orang tua untuk mengajar. Langkah ini merupakan wujud inovasi dan kolaborasi untuk memajukan pendidikan. “Tugas mengajar bukan hanya dilakukan oleh guru di sekolah. Orang tua juga punya tanggung jawab yang sama. Kita bersama-sama mendidik anak-anak agar menjadi generasi emas di masa depan,’ imbuhnya.





