Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Risalah > 9 Kunci Menjaga Hati Tetap Tenang di Tengah Hiruk Pikuk Dunia, Dzikir hingga Terima Takdir
Risalah

9 Kunci Menjaga Hati Tetap Tenang di Tengah Hiruk Pikuk Dunia, Dzikir hingga Terima Takdir

Bahron Ansori
Terakhir diperbarui: 7 Desember 2025 08:24
Bahron Ansori
Membagikan
Menjaga ketenangan hati
Di tengah dunia yang penuh hiruk pikuk, menjaga ketenangan hati adalah anugerah besar. (Sumber: Freepik.com)
Membagikan

Di tengah laju kehidupan modern yang penuh tekanan dan ketidakpastian, menjaga ketenangan hati menjadi tantangan besar. Padahal, ketenangan batin adalah fondasi penting untuk menjalani hidup yang damai.

Contents
  • 1. Perbanyak Dzikir
  • 2. Jaga Shalat Tepat Waktu
  • 3. Kurangi Keluhan
  • 4. Perbaiki Prasangka (Husnudzon)
  • 5. Jauhi Berita Negatif Berlebihan
  • 6. Perbanyak Doa
  • 7. Syukuri Hal Kecil
  • 8. Belajar Menerima Takdir
  • 9. Bergaul dengan Orang Saleh

Dalam ajaran Islam, ketenangan sejati berasal dari hubungan yang kuat dengan Sang Pencipta. Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS. Ar-Ra’d ayat 28, “Hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.”

Berikut adalah sembilan cara praktis yang dapat diterapkan untuk menjaga hati agar tetap tenang di tengah kekacauan, berdasarkan panduan spiritual:

1. Perbanyak Dzikir

Dzikir atau mengingat Allah adalah pembersih hati dari kegelisahan. Rasulullah SAW mengajarkan dzikir pagi dan petang sebagai benteng diri. Rutin berdzikir membuat hati lebih stabil dalam menghadapi ujian hidup.

2. Jaga Shalat Tepat Waktu

Shalat merupakan tempat jiwa bernaung dan melepaskan beban. Allah SWT berfirman bahwa shalat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar serta menenangkan jiwa (QS. Al-Ankabut: 45). Menunaikan shalat dengan khusyuk akan meringankan beban batin.

Baca juga  Penjelasan Hadis dan Fakta Medis Soal Perut yang Menjadi Sumber Penyakit

3. Kurangi Keluhan

Mengeluh hanya menambah gelisah dan memberatkan hati. Para ulama mengajarkan pentingnya bersabar dan menyerahkan segala urusan kepada Allah. Hati yang sedikit mengeluh akan lebih mudah merasakan nikmat dan rasa syukur.

4. Perbaiki Prasangka (Husnudzon)

Kekacauan sering bermula dari pikiran dan prasangka buruk terhadap Allah dan sesama, yang dilarang dalam QS. Al-Hujurat: 12. Berbaik sangka (Husnudzon) dapat menenangkan pikiran dan meredakan kegelisahan.

5. Jauhi Berita Negatif Berlebihan

Paparan informasi negatif yang terlalu banyak dapat membuat hati lelah dan pikiran kusut. Menjaga pandangan dan membatasi diri dari konsumsi berita buruk adalah bentuk menjaga kesehatan batin dari kecemasan yang tidak perlu.

6. Perbanyak Doa

Doa adalah senjata seorang mukmin. Ketika hati terasa buntu dan gelisah, doa membuka jalan keluar yang tak terduga. Allah SWT selalu dekat dengan hamba-Nya yang memohon (QS. Al-Baqarah: 186).

7. Syukuri Hal Kecil

Syukur adalah obat bagi hati yang gelisah. Syukur memindahkan fokus dari kekurangan ke nikmat yang telah diterima. Nabi SAW mengajarkan untuk melihat orang yang berada di bawah kita dalam urusan dunia agar hati tidak resah.

Baca juga  Tanggung Jawab Suami dalam Mendidik Anak Menurut Islam

8. Belajar Menerima Takdir

Ketidaktenangan sering muncul dari keinginan untuk mengendalikan semua hal yang berada di luar kuasa kita. Setelah berusaha, Allah memerintahkan kita untuk bertawakal (QS. Ali Imran: 159). Kesadaran bahwa segala sesuatu di bawah kendali Allah mendatangkan ketenangan.

9. Bergaul dengan Orang Saleh

Lingkungan sosial sangat memengaruhi ketenangan hati. Rasulullah SAW mengibaratkan teman yang baik seperti penjual parfum yang menularkan keharuman. Berteman dengan orang-orang baik menjadi penopang bagi ketenangan jiwa.

Dengan menjalankan sembilan cara ini, hati menjadi lebih kuat dalam menghadapi badai kehidupan. Ketenangan sejati bukan berarti bebas dari masalah, melainkan kemampuan melewati masalah tanpa kehilangan kendali diri, karena yakin akan janji Allah bahwa Dia bersama orang-orang yang sabar (QS. Al-Baqarah: 153).

Ketenangan hati adalah hadiah bagi mereka yang menjaga hubungan dengan Allah. Semakin dekat kepada Allah, semakin damai hati yang dimiliki. Dunia boleh kacau, tetapi hati tetap sejuk dan tenteram. Inilah salah satu kenikmatan terbesar yang Allah berikan kepada hamba yang bertakwa.

Baca juga  7 Kiat Membangun Rumah Tangga Sakinah Mawaddah Warahmah

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:ketenanganketenangan hati
Artikel Sebelumnya Wijayakusuma FC Jadwal Lengkap Wijayakusuma FC di Ajang Liga 4 Jateng 
Artikel Selanjutnya Eks pemain timnas Liga 4 Jateng Bertabur Eks Pemain Timnas, Persibas Ikut Menyumbang
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Isra Miraj, siswa SRMP bersihkan Masjid
BanjarnegaraRisalah

Peringati Isra Miraj, Siswa SRMP 27 Banjarnegara Bersihkan Masjid, Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini

Oleh Syarif TM
Muslim
Risalah

Ironi Muslim Zaman Now: Fasih Bicara Agama Tapi Berat Melangkah ke Sajadah

Oleh Bahron Ansori
Sahabat nabi
Risalah

Darah Mengucur Dihajar Kaum Quraisy, Inilah Sosok Sahabat Nabi yang Nyalinya Tak Ciut Baca Al-Quran di Depan Ka’bah

Oleh Bahron Ansori
Kiamat
Risalah

‘Panggilan Cinta dari Langit’ untuk Kita yang Terlalu Sibuk dengan Dunia Padahal Kiamat Sudah di Depan Mata

Oleh Bahron Ansori
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?