Ribuan jemaah memadati Masjid Al Qomar di Jalan Tentara Pelajar, Kelurahan Tritih Kulon, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, Minggu (28/12/2025). Mereka mengikuti tabligh akbar yang digelar Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tritih Kulon dengan mengusung tema Dari Ranting untuk Dunia, Kontribusi Nyata Kader Muhammadiyah Membangun Peradaban.
Panitia mencatat, sekitar 1.200 jemaah hadir dalam kegiatan tersebut. Jamaah datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Cilacap, di antaranya dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cilacap Utara, Cilacap Selatan, dan Cilacap Tengah, serta ranting-ranting Muhammadiyah di sekitar Tritih Kulon.

PRM Tritih Kulon Gelar Tabligh Akbar di Masjid Al Qomar
Ketua PRM Tritih Kulon, Ustadz Joko Purwanto, mengatakan tabligh akbar ini merupakan agenda tahunan yang kini memasuki tahun kedua. Menurutnya, tingginya jumlah jamaah yang hadir menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dan dukungan masyarakat terhadap kegiatan keagamaan yang digelar di tingkat ranting.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan jamaah yang hadir sangat banyak. Ini tahun kedua kami menggelar tabligh akbar dan antusiasme masyarakat luar biasa. Tidak ada kendala dengan lingkungan maupun pemerintah, semuanya bahu-membahu untuk ngaji bareng,” kata Joko.

Tak hanya dipadati jamaah untuk mengikuti pengajian, tabligh akbar ini juga menjadi magnet warga karena dikemas dengan berbagai kegiatan sosial. Sejak pagi hingga siang, panitia membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis, pengobatan gratis, serta donor darah.
Di sisi lain, bazar UMKM turut digelar untuk mendukung pergerakan ekonomi umat. Panitia juga menyiapkan makanan gratis bagi jamaah yang hadir. “Menunya lengkap. Ada cek kesehatan, donor darah, UMKM, sampai makanan untuk jamaah. Semua itu disiapkan untuk umat dan didukung para sponsor,” ujarnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan pengangkatan pengurus Corps Muballigh Muhammadiyah Cabang Cilacap Utara periode 2025–2027. Tabligh akbar ini menghadirkan penceramah Ustadz Haji DR Ibnu Sholeh, anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PWM Jawa Tengah.

Dalam ceramahnya di hadapan ribuan jamaah, Ibnu Sholeh menekankan pentingnya membangun peradaban di usia Muhammadiyah yang telah menginjak 113 tahun. Ia menegaskan bahwa pendidikan menjadi kunci utama dalam membangun peradaban, sebagaimana diajarkan pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan.
“Membangun peradaban itu kuncinya pendidikan. Di situlah pentingnya pembaruan dan purifikasi sebagaimana diajarkan KH Ahmad Dahlan,” pesannya di hadapan ribuan jamaah.
Tabligh akbar ini menjadi momentum konsolidasi gerakan Muhammadiyah di tingkat akar rumput menyongsong tahun 2026. Ke depan, PRM Tritih Kulon akan menggelar musyawarah pimpinan untuk evaluasi sekaligus menyusun program kerja satu tahun mendatang.











