Sebuah rumah warga di Desa Wanareja, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, dilalap si jago merah pada Sabtu (10/1/2026) malam. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIB saat rumah dalam kondisi kosong karena ditinggal pemiliknya membantu hajatan warga.
Rumah yang terbakar diketahui milik Rohmat Hidayat (41), seorang wiraswasta yang tinggal di RT 03 RW 10 Desa Wanareja. Saat kejadian, rumah dalam kondisi sepi karena pemilik rumah bersama istrinya sedang membantu tetangga yang menggelar hajatan. Di dalam rumah hanya ada anak korban berusia 12 tahun yang tengah beristirahat.
Menurut keterangan saksi, api pertama kali diketahui ketika ia merasakan suhu panas di ruangan tengah. Tak berselang lama, kobaran api terlihat muncul dari terminal listrik dan dengan cepat membakar dinding rumah serta merembet ke kasur yang berada di bawahnya.
Menyadari kondisi berbahaya tersebut, anak korban langsung berlari keluar rumah untuk mencari bantuan orang tuanya dan warga sekitar.
Warga yang mengetahui kejadian itu segera berdatangan dan melakukan pemadaman secara manual dengan peralatan seadanya. Mereka bergotong royong mengambil air dari sungai kecil yang berada di depan rumah. Upaya tersebut membuahkan hasil, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.00 WIB sebelum meluas ke bangunan lain di sekitarnya.
Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arif Widodo, mengatakan pihaknya menerima laporan setelah kejadian dan langsung melakukan pengecekan serta pendataan di lokasi pada keesokan harinya melalui Pos Damkar Majenang.
“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik dari terminal colokan. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini,” ujarnya, Minggu (11/1/2026).
Gatot menjelaskan, meski tidak menimbulkan korban, kebakaran tersebut menyebabkan sejumlah barang elektronik dan perabot rumah tangga rusak terbakar. Di antaranya empat unit amplifier, satu unit televisi, dan satu kasur. Total kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 8 juta.
Ia juga mengapresiasi respons cepat masyarakat yang berhasil mencegah api membesar. Namun demikian, Gatot mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang bersumber dari instalasi listrik.
“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, tidak menggunakan terminal colokan berlebihan, serta memastikan peralatan listrik dalam kondisi aman, terutama saat malam hari,” ujarnya.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







