Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Cilacap > Menelusuri Latar Belakang Sejarah Titik Nol Kilometer Cilacap, Dari Penanda Jarak ke Destinasi Wisata Favorit
Cilacap

Menelusuri Latar Belakang Sejarah Titik Nol Kilometer Cilacap, Dari Penanda Jarak ke Destinasi Wisata Favorit

Kurnia
Terakhir diperbarui: 11 Januari 2026 20:27
Kurnia
Membagikan
Titik nol Kilometer
Petugas dari Pemkab Cilacap menggelar aksi Kebersihan, Keindahan, dan Ketertiban (K3) terpadu secara besar-besaran di kawasan Kota Lama Cilacap untuk memastikan ikon baru kota di titik nol kilometer Cilacap tetap nyaman dikunjungi warga, Jumat (9/1/2026). (dok Kominfo Cilacap)
Membagikan

Titik Nol Kilometer Cilacap kini menjadi sorotan utama wisata sejarah dan budaya di wilayah Cilacap. Lokasi yang sebelumnya hanya dikenal sebagai titik awal pengukuran jarak ini, kini bertransformasi menjadi destinasi favorit masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar daerah.

Contents
  • Latar Belakang Sejarah
  • Transformasi Menjadi Destinasi Wisata
  • Titik Nol Kilometer Cilacap: Simbol Kebanggaan Lokal

Selain menjadi ikon sejarah, tempat ini menawarkan pengalaman edukatif sekaligus rekreatif yang menarik bagi berbagai kalangan.

Latar Belakang Sejarah

– Pusat Kota Kolonial: Belanda memilih lokasi ini karena topografinya mirip Eropa, membangun gedung sosialita (Sosietiet der Verpozing) untuk menikmati pemandangan Nusakambangan.
– Jantung Pelabuhan: Awalnya merupakan pintu keluar hasil bumi Jawa (Vorstenlanden) melalui jalur kereta api Cilacap–Yogyakarta, dibangun dengan kerja paksa (rodi) melewati medan sulit.
– Simbol Kejayaan: Titik nol ini menjadi saksi bisu perkembangan Cilacap dari pelabuhan utama di pantai selatan Jawa.

Transformasi Menjadi Destinasi Wisata

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah daerah bersama komunitas lokal melakukan revitalisasi Titik Nol Kilometer Cilacap. Area sekitar tugu diperindah dengan penataan taman, jalur pejalan kaki, dan spot foto yang instagramable.

Baca juga  Dua WNA Asal China Dideportasi Imigrasi Cilacap, Ini Sebabnya

Tidak hanya itu, papan informasi sejarah dipasang untuk memberikan edukasi tentang asal-usul dan pentingnya Titik Nol bagi masyarakat Cilacap.

Hasilnya, Titik Nol Cilacap kini menjadi tujuan wisata yang populer, khususnya bagi generasi muda yang tertarik dengan sejarah lokal maupun pengunjung yang ingin mendapatkan pengalaman fotografi unik.

Bukan tanpa alasan, tugu ini memiliki desain khas dengan simbol Bunga Wijayakusuma (mekar di Nusakambangan) dan berfungsi sebagai gardu pandang ke arah Nusakambangan.

Titik Nol Kilometer Cilacap: Simbol Kebanggaan Lokal

Kini, Titik Nol Kilometer Cilacap tidak hanya berfungsi sebagai penanda geografis, tetapi juga simbol kebanggaan masyarakat setempat. Keberadaan lokasi ini mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk lebih mengenal sejarah kota mereka sendiri.

Sementara bagi wisatawan luar daerah, Titik Nol menjadi destinasi yang unik karena menggabungkan edukasi sejarah, rekreasi, dan kesempatan berswafoto di lokasi ikonik.

Tidak hanya bermanfaat bagi sektor pariwisata, revitalisasi Titik Nol juga memberi dampak positif bagi perekonomian lokal. Pedagang kaki lima, usaha kuliner, dan transportasi lokal mengalami peningkatan kunjungan, sehingga ikut mendorong pertumbuhan ekonomi mikro di wilayah sekitar.

Baca juga  Gubernur Jateng Perintahkan Relokasi Besar! 3,5 Hektare Lahan Disiapkan untuk Korban Longsor Majenang

Titik Nol Kilometer Cilacap kini telah bertransformasi dari sekadar penanda jarak menjadi primadona wisata sejarah dan budaya. Transformasi ini tidak hanya meningkatkan kesadaran sejarah masyarakat, tetapi juga memberi dampak positif bagi perekonomian lokal.

Dengan fasilitas yang semakin lengkap dan promosi yang gencar, Titik Nol Cilacap berpotensi menjadi ikon wisata yang membanggakan bagi Jawa Tengah sekaligus destinasi wajib bagi para pelancong yang ingin menelusuri jejak sejarah kota pesisir selatan Jawa.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.

 

 

TAG:Titik nol Kilometer
Artikel Sebelumnya Persibas Banyumas Persibas Banyumas Menangi Derby Ngapak, Ini Kata Pelatih
Artikel Selanjutnya Kebakaran wanareja Rumah Warga Wanareja Cilacap Terbakar Saat Ditinggal Bantu Hajatan
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Cilacap, Hari Winarno memberikan keterangan terkait percepatan tender. (Faiz Ardani).
Cilacap

Pemkab Cilacap Kebut Lelang Proyek 2026, PBJ Jemput Bola ke OPD

Oleh Faiz Ardani
imigrasi cilacap
Cilacap

Imigrasi Cilacap Deportasi WN Taiwan, Overstay Lebih 60 Hari

Oleh Faiz Ardani
Wisata cilacap
CilacapPlesiran

Jelajahi Wisata Cilacap Gratis Tiket Masuk, Destinasi Alam Eksotis Tanpa Biaya

Oleh Kurnia
Wijayakusuma fc
CilacapOlahraga

Laga Wijayakusuma FC vs Persibat Diundur

Oleh Djamal SG
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?