Kabar pembangunan Citimall Cilacap kembali mencuri perhatian publik seiring rampungnya dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang menjadi salah satu syarat utama sebelum konstruksi fisik dimulai.
Proyek pusat perbelanjaan modern ini diproyeksikan mampu menjadi alternatif destinasi belanja dan rekreasi bagi warga Cilacap serta menarik masyarakat dari Banyumas dan Purbalingga.
Wilayah yang selama ini cenderung berkonsentrasi pada Rita Supermall di Purwokerto sebagai pusat ritel dan berkumpulnya keluarga muda.
Pembangunan Citimall Cilacap Masuki Tahap Kunci
Setelah sekian lama menjadi wacana, pembangunan Citimall Cilacap kini menunjukkan progres yang nyata.
Dokumen AMDAL yang diperlukan telah selesai dan dinyatakan rampung, membuka jalan bagi proyek untuk memasuki tahap persiapan fisik pembangunan yang direncanakan pada awal 2026 mendatang.
Penyelesaian dokumen ini menjadi momentum penting setelah proses perizinan yang sempat tertunda selama beberapa periode.
Lokasi mall ini berada di Jalan Juanda, Cilacap Tengah, salah satu area strategis yang mudah diakses dari pusat kota serta jalur utama yang menghubungkan Cilacap dengan kota-kota sekitarnya.
Dengan desain dan konsep modern, Citimall direncanakan menjadi pusat perbelanjaan lengkap yang tidak hanya menawarkan belanja, tetapi juga hiburan, kuliner, dan ruang berkumpul keluarga.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cilacap, Arida Puji Hastuti menyatakan bahwa dokumen lingkungan sudah masuk evaluasi dan diharapkan segera terbit, sehingga pembangunan fisik bisa segera dimulai tanpa hambatan berarti.
Meski sempat tertunda di akhir 2025, optimisme untuk memulai pembangunan membara kembali seiring adanya persiapan lahan dan pemasangan spanduk desain mall di lokasi proyek.
Potensi “Memecah Konsentrasi” Pengunjung Rita Supermall
Dengan mulai bergeraknya pembangunan Citimall Cilacap, pertanyaan besar muncul di kalangan pelaku usaha dan komunitas ritel: apakah mall baru ini akan “memecah arus” pengunjung yang selama ini dominan menuju Rita Supermall Purwokerto?
Rita Supermall, yang berada di Kabupaten Banyumas — sekitar satu jam perjalanan dari Cilacap — selama bertahun-tahun menjadi salah satu pusat perbelanjaan dan hiburan utama bagi warga dari tiga kabupaten besar: Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap.
Lokasi ini menjadi pilihan berbagai kalangan karena menawarkan berbagai fasilitas lengkap di satu tempat, mulai dari fashion, elektronik, kuliner, hingga tempat hiburan keluarga.
Kehadiran Citimall Cilacap diperkirakan akan menjadi opsi ritel modern alternatif bagi masyarakat lokal yang selama ini harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk berbelanja atau rekreasi.
Mall yang lebih dekat ini kemungkinan akan mengubah pola kunjungan warga, khususnya dari Cilacap dan sekitarnya, untuk memilih mall lokal dibandingkan pergi ke Purwokerto.
Dampak terhadap Ekonomi dan Gaya Hidup Lokal
Tidak hanya dari sisi kompetisi ritel, pembangunan Citimall Cilacap juga dipandang sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Mall baru ini berpotensi membuka lapangan kerja baru, baik pada tahap konstruksi maupun operasional setelah beroperasi.
Selain itu, adanya ruang tenant untuk pelaku usaha kecil dan menengah dapat menyokong peningkatan daya saing UMKM setempat.
Harapan dan Tantangan ke Depan
Warga setempat pun menyambut pembangunan Citimall Cilacap dengan antusiasme, berharap mall ini tidak hanya menjadi pusat belanja, tetapi juga menjadi ruang berkumpul yang modern dan nyaman.
Banyak yang mengharap ketersediaan fasilitas hiburan keluarga, area bermain anak, serta beragam pilihan kuliner.
Namun, tantangan tetap ada, termasuk kesiapan infrastruktur pendukung, kemampuan mall bersaing dengan ritel yang sudah mapan seperti Rita Supermall, serta kemampuan menarik pengunjung dari luar kota untuk datang ke Cilacap.
Keberhasilan Citimall nantinya akan sangat tergantung pada perencanaan yang matang dan eksekusi pembangunan yang efektif.
Pembangunan Citimall Cilacap yang segera dimulai menjadi salah satu cerita besar dalam dinamika ritel dan ekonomi kawasan selatan Jawa Tengah.
Dengan rampungnya AMDAL dan prospek konstruksi di 2026, mall ini berpeluang memecah dominasi pengunjung Rita Supermall dan menciptakan pusat gaya hidup baru bagi warga Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap.
Perkembangan ini tidak hanya penting bagi dunia usaha, tetapi juga memberikan gambaran tentang arah perubahan kebiasaan belanja masyarakat serta potensi peningkatan perekonomian lokal di masa depan.
Citimall bisa jadi langkah awal revolusi ritel yang lebih luas di wilayah selatan provinsi — dan publik kini menunggu saat mall itu berdiri megah dan mulai beroperasi dalam beberapa tahun mendatang.
*Anda bisa melihat info lain di Instagram kami.







