Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kota Cilacap. Hujan deras yang disertai angin kencang terjadi pada Senin (12/1/2026) siang dan mengakibatkan sebuah pohon sukun tumbang hingga menimpa rumah warga di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Cilacap Tengah.
BPBD Evakuasi Pohon Tumbang yang Rusak Rumah Warga Akibat Angin Kencang
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.50 WIB. Angin kencang diketahui bertiup sejak pukul 12.00 WIB hingga sekitar pukul 13.00 WIB atau berlangsung hampir satu jam, bersamaan dengan hujan berintensitas sedang hingga lebat.
Kondisi tersebut membuat pohon sukun yang berada di tepi jalan tumbang dan menimpa rumah milik Jhoni Eko Budianto, warga Kelurahan Sidanegara.
Kepala BPBD Kabupaten Cilacap, Taryo, mengatakan angin kencang menjadi faktor utama penyebab tumbangnya pohon tersebut. Selain itu, kondisi pepohonan yang lebat dan sebagian sudah rapuh turut meningkatkan risiko kejadian serupa.
“Begitu menerima laporan, petugas langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan. Pohon yang menimpa rumah segera dipotong agar tidak membahayakan penghuni dan lingkungan sekitar,” kata Taryo.
Akibat kejadian ini, rumah korban mengalami kerusakan pada bagian tengah hingga belakang. Kerusakan dikategorikan rusak sedang, sementara nilai kerugian material masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan. BPBD memastikan seluruh penghuni rumah dalam kondisi selamat.
Proses penanganan dilakukan oleh personel UPTD PKBD Cilacap bersama perangkat kelurahan dan warga setempat. Petugas menggunakan dua unit gergaji mesin untuk memotong batang dan ranting pohon sukun yang menimpa rumah. Dalam waktu relatif singkat, pohon tumbang berhasil ditangani dan sebagian besar material sudah dibersihkan.
Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Cilacap Ingatkan Warga Potensi Pohon Tumbang Saat Hujan Deras
Taryo menambahkan, BPBD terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan disertai angin kencang. Menurutnya, potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi sewaktu-waktu dan berisiko menimbulkan kejadian yang tidak diharapkan.
“Kami mengingatkan warga agar berhati-hati, khususnya yang tinggal di sekitar pepohonan besar. Jika melihat pohon yang sudah rapuh atau berpotensi tumbang, segera laporkan ke kelurahan atau BPBD untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.
BPBD Cilacap memastikan akan terus bersiaga dan melakukan pemantauan cuaca, sekaligus memperkuat koordinasi dengan perangkat wilayah guna meminimalkan dampak bencana hidrometeorologi di wilayah Cilacap.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







