Kuota Haji Jateng 2026, dipastikan mengalami peningkatan signifikan. Total kuota yang diterima Jawa Tengah mencapai 34.122 jemaah, bertambah 3.745 orang dibandingkan tahun sebelumnya.
- Taj Yasin Tekankan Peningkatan Pelayanan Haji 2026
- Komposisi Kuota Haji Jateng 2026
- Perubahan Embarkasi Haji Jawa Tengah dan DIY 2026
- Jadwal Keberangkatan Haji Jawa Tengah 2026
- Panjang Antrean Haji dan Pentingnya Nomor Porsi
- Cara Cek Estimasi Keberangkatan Haji Secara Online
- Alternatif Cek Estimasi Keberangkatan Secara Offline
Penambahan kuota haji Jateng 2026 ini menjadi kabar baik bagi masyarakat di tengah panjangnya antrean haji yang selama ini menjadi tantangan utama.
Kenaikan kuota haji Jateng 2026 tersebut diharapkan mampu mempercepat masa tunggu keberangkatan, khususnya bagi calon jemaah yang telah menanti bertahun-tahun.
Meski demikian, pemerintah daerah menegaskan bahwa peningkatan kuota harus dibarengi dengan kesiapan pelayanan yang matang agar tidak menimbulkan persoalan di lapangan.
Taj Yasin Tekankan Peningkatan Pelayanan Haji 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan bahwa tambahan kuota haji Jateng 2026 tidak boleh hanya dilihat dari sisi angka. Ia meminta seluruh pihak terkait meningkatkan kualitas layanan, mulai dari tahap persiapan, keberangkatan, hingga pemulangan jemaah.
“Kami berharap penyelenggaraan haji 2026 bisa lebih baik lagi. Dengan persiapan yang matang, kami yakin pelayanan kepada jemaah akan semakin optimal,” kata Taj Yasin saat menerima Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Tengah di Semarang, Senin (12/1/2026).
Menurutnya, evaluasi penyelenggaraan haji tahun-tahun sebelumnya harus menjadi bahan perbaikan agar jemaah merasa aman, nyaman, dan khusyuk dalam menjalankan ibadah.
Komposisi Kuota Haji Jateng 2026
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Tengah, Fitriyanto, menjelaskan bahwa kuota haji Jateng 2026 mencakup beberapa kategori.
Selain jemaah haji reguler, kuota haji Jateng 2026 tersebut juga diperuntukkan bagi jemaah prioritas lanjut usia, pembimbing KBIHU, serta Petugas Haji Daerah (PHD).
Hingga Januari 2026, jumlah calon jemaah yang telah melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) bahkan sudah melampaui kuota. Tercatat sebanyak 34.518 orang atau sekitar 102 persen dari kuota telah menyelesaikan pelunasan.
“Dengan kondisi ini, Insyaallah kuota haji Jateng 2026 dapat terserap 100 persen, sepanjang tidak ada kendala seperti jemaah sakit, menunda keberangkatan, atau faktor lainnya,” jelas Fitriyanto.
Perubahan Embarkasi Haji Jawa Tengah dan DIY 2026
Selain penambahan kuota, penyelenggaraan haji 2026 juga ditandai dengan perubahan sistem embarkasi. Jika sebelumnya seluruh jemaah haji Jawa Tengah dan DIY diberangkatkan melalui Embarkasi Solo di Asrama Haji Donohudan, kini sistem keberangkatan dibagi menjadi dua jalur.
Sekitar 81 persen jemaah tetap akan diberangkatkan melalui Embarkasi Solo. Sementara itu, DIY resmi menjadi embarkasi mandiri berbasis hotel dengan keberangkatan langsung dari Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Perubahan ini bertujuan mengurangi kepadatan serta meningkatkan kenyamanan jemaah.
Untuk embarkasi YIA, fasilitas pemondokan akan memanfaatkan hotel yang telah disiapkan, yakni Hotel Ibis dan Novotel. Maskapai penerbangan yang digunakan tetap Garuda Indonesia dengan armada Airbus A330 berkapasitas sekitar 360 penumpang.
Jadwal Keberangkatan Haji Jawa Tengah 2026
Terkait jadwal, kloter pertama jemaah haji Jawa Tengah dijadwalkan mulai bergerak pada 21 April 2026 menuju Solo maupun Yogyakarta.
Selanjutnya, pada 22 April 2026, jemaah akan diberangkatkan menuju Arab Saudi untuk menjalankan ibadah haji.
Penetapan jadwal ini menjadi acuan penting bagi calon jemaah untuk mempersiapkan diri, baik dari sisi kesehatan, administrasi, maupun perlengkapan ibadah.
Panjang Antrean Haji dan Pentingnya Nomor Porsi
Secara nasional, antrean haji Indonesia masih tergolong panjang. Dengan jumlah pendaftar yang telah melampaui 5 juta orang dan kuota nasional sekitar 211 ribu jemaah per tahun, masa tunggu di beberapa daerah bisa mencapai puluhan tahun.
Untuk mengetahui posisi antrean, setiap calon jemaah dibekali nomor porsi haji berupa 10 digit angka. Nomor ini diperoleh setelah pendaftaran dan setoran awal BPIH, serta menjadi kunci utama untuk mengecek estimasi tahun keberangkatan.
Cara Cek Estimasi Keberangkatan Haji Secara Online

Kemenag memberikan kemudahan untuk melakukan pengecekan keberangkatan haji. Lalu, bagaimana cara mengetahui keberangkatan haji secara online?
Melalui Situs Haji Kemenag
Langkah pertama Anda dapat mengeceknya dengan cara mengakses situs resmi Kementerian Agama, yaitu:
- Buka link haji.go.id.
- Scroll ke bagian Estimasi Keberangkatan.
- Masukkan nomor porsi yang Anda miliki pada kolom yang tersedia. Centang “I’m Not Robot”
- Jika nomor sudah benar, klik cari. Anda dapat melihat informasi estimasi keberangkatan haji.
Gunakan Aplikasi Pusaka
Selain melalui situs resmi, Kementerian Agama juga sudah menyediakan satu aplikasi untuk mengetahui kapan keberangkatan ibadah haji.
Aplikasi ini bernama Pusaka, dan berikut ini caranya:
- Unduh aplikasi Pusaka pada Google Play (Android) dan App Store (iOS).
- Setelah ter-install, buka aplikasi tersebut.
- Klik menu “Islam”
- Pilih menu “Layanan Haji dan Umrah”
- Selanjutnya Ana bisa membuka “Estimasi keberangkatan”
- Masukkan nomor porsi yang Anda miliki pada kolom yang tersedia.
- Klik “Cari Nomor Porsi”
Informasi terkait data estimasi keberangkatan, terdiri dari nomor porsi, nama jamaah, asal kabupaten / kota, posisi porsi pada kuota provinsi / kab / kota / khusus, kuota provinsi / kab / kota / khusus, perkiraan berangkat tahun masehi, dan perkiraan berangkat tahun hijriyah.
Alternatif Cek Estimasi Keberangkatan Secara Offline
Bagi calon jemaah yang kesulitan mengakses layanan daring, pengecekan estimasi keberangkatan dapat dilakukan dengan mendatangi kantor Kementerian Agama atau Kantor Kementerian Haji dan Umrah setempat. Petugas akan membantu melakukan pengecekan melalui sistem internal.
Perlu dipahami bahwa estimasi keberangkatan bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung kuota, kebijakan pemerintah, serta prioritas jemaah tertentu.
Penambahan kuota haji Jateng 2026 menjadi harapan baru bagi calon jemaah yang telah lama menanti. Namun, peningkatan jumlah harus diiringi dengan pelayanan yang semakin baik agar penyelenggaraan haji berjalan lancar.
Dengan memanfaatkan layanan cek nomor porsi dan estimasi keberangkatan, calon jemaah dapat mempersiapkan ibadah haji secara lebih matang sejak dini.
*Anda bisa melihat info lain di Instagram kami.







