Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Cilacap > Jaga Kawasan Heritage, Bupati Cilacap Imbau PKL Tak Berjualan di Jalur Pedestrian
Cilacap

Jaga Kawasan Heritage, Bupati Cilacap Imbau PKL Tak Berjualan di Jalur Pedestrian

Faiz Ardani
Terakhir diperbarui: 13 Januari 2026 23:13
Faiz Ardani
Membagikan
Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman saat memberikan keterangan terkait penataan pedagang di kawasan Heritage Titik Nol Kilometer Kota Lama Cilacap. (Faiz Ardani).
Membagikan

Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman mengimbau para pedagang kaki lima (PKL) dan pedagang asongan agar tidak berjualan di sepanjang trotoar atau jalur pedestrian di kawasan Titik Nol Kilometer Kota Lama Cilacap.

Contents
  • Keluhan Pengunjung Soal Pedestrian yang Semrawut
  • Penertiban Bukan untuk Mematikan Usaha Pedagang
  • Penataan Menyeluruh Kawasan Titik Nol Kota Lama

 

Keluhan Pengunjung Soal Pedestrian yang Semrawut

Imbauan itu disampaikan menyusul banyaknya keluhan dari pengunjung yang merasa terganggu dengan kondisi pedestrian yang kian semrawut.

Aktivitas jual beli dinilai mengurangi fungsi utama trotoar sebagai ruang aman dan nyaman bagi pejalan kaki, sekaligus mengganggu estetika kawasan heritage yang menjadi salah satu ikon Kota Cilacap.

Menurut Syamsul, kawasan Titik Nol Kota Lama merupakan ruang publik yang diperuntukkan bagi pejalan kaki dan aktivitas wisata. Karena itu, jalur pedestrian harus dijaga fungsinya agar pengunjung dapat menikmati kawasan heritage dengan aman dan nyaman.

“Memang tidak boleh berjualan di trotoar. Pedagang asongan maupun pedagang dengan gerobak silakan berjualan di tempat yang sudah kami sediakan sementara di lapangan,” kata Syamsul saat ditemui, Selasa (13/1/2026).

Baca juga  Provinsi Jasela Kembali Mengemuka, Bupati Cilacap Nilai Jawa Selatan Punya Potensi Besar

Saat ini, Pemkab Cilacap telah menempatkan para pedagang dan pelaku UMKM di lapangan yang berada di sekitar Tugu Titik Nol. Namun demikian, masih ditemukan pedagang yang membuka lapak di jalur pedestrian meski larangan berjualan di area tersebut telah dipasang secara jelas.

 

Penertiban Bukan untuk Mematikan Usaha Pedagang

Syamsul mengaku persoalan ini telah dibahas dalam rapat bersama jajaran terkait. Ia menegaskan, penertiban dilakukan bukan untuk mematikan usaha pedagang, melainkan menata kawasan agar lebih tertib dan ramah pengunjung.

“Tadi sudah kita rapatkan. Nanti Satpol PP atau Dishub akan rutin berkeliling, terutama di hari-hari yang ramai, mungkin setiap dua jam sekali untuk mengingatkan,” ujarnya.

Selain lapangan, Pemkab Cilacap juga membuka opsi bagi pedagang untuk memanfaatkan halaman rumah warga, perkantoran, maupun aset BUMN yang berada di sekitar kawasan Kota Lama sebagai lokasi berjualan UMKM. Langkah ini diharapkan menjadi solusi sementara sambil menunggu penataan lanjutan.

 

Penataan Menyeluruh Kawasan Titik Nol Kota Lama

Ke depan, Syamsul memastikan pemerintah daerah akan melakukan penataan menyeluruh, termasuk menyiapkan lokasi khusus bagi pedagang yang tidak jauh dari kawasan Titik Nol. Dengan begitu, pengunjung tetap bisa menikmati produk UMKM tanpa mengganggu fungsi pedestrian.

Baca juga  AMDAL Selesai, Citimall Jalan Juanda Cilacap Segera Dibangun

“Lapangan akan kita tata. Pedagang nanti akan kita carikan tempat yang tidak jauh dari situ, sehingga masyarakat yang berkunjung ke Titik Nol tetap bisa menikmati UMKM,” jelasnya.

Penataan juga akan mencakup pengaturan parkir kendaraan. Syamsul menegaskan tidak boleh ada kendaraan yang parkir di bahu jalan di kawasan Kota Lama. Namun, pada momen tertentu seperti malam Minggu, akses kendaraan kemungkinan akan dibatasi untuk mendukung kegiatan wisata.

“Untuk parkir juga sama, tidak ada yang parkir di bahu jalan. Mungkin pada momen tertentu kita tutup, tapi di hari biasa kendaraan tetap boleh lewat,” pungkasnya.

Pemkab Cilacap berharap penataan ini dapat menjaga estetika kawasan heritage, meningkatkan kenyamanan pengunjung, sekaligus tetap memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang secara tertib dan berkelanjutan.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:syamsul aulia rachmantitik nol kilometer cilacap
Artikel Sebelumnya pohon tumbang Belasan Insiden Pohon Tumbang terjadi di Kebumen dalam Sepekan
Artikel Selanjutnya Presiden Prabowo Presiden Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Malang, Komitmen Perluas Akses Pendidikan
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Cilacap, Hari Winarno memberikan keterangan terkait percepatan tender. (Faiz Ardani).
Cilacap

Pemkab Cilacap Kebut Lelang Proyek 2026, PBJ Jemput Bola ke OPD

Oleh Faiz Ardani
imigrasi cilacap
Cilacap

Imigrasi Cilacap Deportasi WN Taiwan, Overstay Lebih 60 Hari

Oleh Faiz Ardani
Wisata cilacap
CilacapPlesiran

Jelajahi Wisata Cilacap Gratis Tiket Masuk, Destinasi Alam Eksotis Tanpa Biaya

Oleh Kurnia
Wijayakusuma fc
CilacapOlahraga

Laga Wijayakusuma FC vs Persibat Diundur

Oleh Djamal SG
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?