Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Opini > SOTK Baru, Pejabat Baru, dan Semangat Agile Governance
Opini

SOTK Baru, Pejabat Baru, dan Semangat Agile Governance

Redaksi
Terakhir diperbarui: 17 Januari 2026 12:25
Redaksi
Membagikan
Pelantikan SOTK Baru Pemprov Jateng
Gubernur Jateng saat melakukan pelantikan SOTK Baru. (dok. Pemprov Jateng)
Membagikan
Wahid Abdulrahman
Oleh : Wahid Abdulrahman Wakil Ketua TPPD Jawa Tengah, Dosen Departemen Politik Pemerintahan Undip

SALAH satu keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan daerah ditentukan oleh “macro-enviroment”.  Konsep yang menggambarkan kemampuan kepemimpinan pasangan kepala daerah dalam membangun lingkungan termasuk di dalamnya birokrasi. Wajar jika kemudian penataan organisasi perangkat daerah menjadi salah satu agenda awal. Tidak saja secara struktur dan kelembagaan, namun SOTK baru ini juga tentang personil dan budaya.

Contents
  • SOTK Baru dan Percepatan Pembangunan
  • BLUD Sebagai Penjaga Keseimbangan
  • Tugas Berat dan Tantangan Bagi Pejabat Baru

 

Harapannya dengan struktur perangat daerah yang baru atau SOTK baru, semangat agile governance bisa segera terbangun, yakni tata kelola pemerintahan yang responsive, dinamis, inovatif dan adaptif dalam bahasa sederhana adalah tata kelola pemerintahan yang sat set, trengginas, wasis, ora ngono-ngono wae.

Semangat inilah yang menjadi salah satu dasar penataan perangkat daerah Pemprov Jawa Tengah. Melalui peraturan daerah tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah (Perda No 5 Tahun 2025) yang kemudian ditindaklanjuti dalam sejumlah peraturan gubernur pada 2026 sebagai pelaksana.

SOTK Baru dan Percepatan Pembangunan

Cepat dalam merespon dan beradaptasi terhadap dinamika sosial, ekonomi, dan pembangunan daerah termasuk di dalamnya tuntutan pencapaian program-program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah 2025-2029. Tentu itu dilakukan secara taat azaz tanpa mengesampingkan semangat meritokrasi. Faktanya bisa diamati dari 23 Dinas pada SOTK lama dan dirampingkan menjadi 22 Dinas dalam SOTK baru. Dari 39 cabang dinas menjadi 36, serta dari 153 UPT menjadi 141 UPT dalam SOTK baru. Dilingkup sekretariat daerah terdapat sejumlah perubahan strategis.

Baca juga  TP PKK Jateng Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Dukung Program Ahmad Luthfi–Gus Yasin

Pertama, Biro Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan sebagai peremajaan dari Biro Kesejahteraan Rakyat. Biro yang selama ini lebih akrap dengan urusan hibah keagamaan, ke depan diharapkan mampu menjadi konsolidator pengentasan kemiskinan yang program-programnya tersebar di banyak OPD. Mengarahkan sekaligus evaluator bagi percepatan pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah.

Kedua, Biro BUMD dan BLUD. Sebagai biro “baru” ini diharapkan mampu mendorong daya saing BUMD dan BLUD Jawa Tengah (good coorporate governance). Mengingat dengan jumlah dan berbagai kompleksitas persoalan yang ada dalam BUMD baik BUMD Bidang perbankan (Bank Jateng, BPR BKK Jateng, BPR BKK Se-Jateng), BUMD Bidang Jasa dan Produksi (PT Jamkrida, PT JTAB, PT JPEN, PT PRPP, PT SPJT, PT TUJT). Serta kepemilikan saham di BUMN PT KIW dan PT Askrida.

Kompleksitas untuk memberikan pelayanan publik, peningkatan pendapatan asli daerah, kompetisi ditingkat regional dan nasional. Terlebih melihat jumlah asset BUMD Jawa Tengah mencapai lebih dari Rp 122 trilyun dengan penyertaan modal lebih dari Rp 3,7 triliun.

Baca juga  Berpeluang Jadi Pusat Investasi Baru, Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Peran Strategis Ginsi

BLUD Sebagai Penjaga Keseimbangan

Dalam konteks BLUD sudah tentu menjaga kesimbangan sebagai “malaikat sekaligus sebagai saudagar”. Memberikan pelayanan publik secara prima sekaligus meningkatkan kapasitas sebagai korporasi. Biro ini diharapkan lebih efektif dalam melakukan pembinaan terhadap BLUD yang sudah dimiliki seperti rumah sakit daerah dan yang kedepan akan dibentuk seperti dalam bidang transportasi (Trans Jateng).

Di lingkup dinas, lahirnya Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai dinas baru berangkat dari harapan bahwa kebudayaan sebagai ruh pembangunan yang harus dikelola secara lebih proporsional.

Demikian halnya dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai satu kesatuan yang diharapkan semakin berkontribusi bagi kesejahteraan rakyat dan pembangunan daerah. Terlebih dengan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang dimiliki Jawa Tengah plus dengan tahapan pembangunan 2027 yang salah satunya menitikberatkan pada pariwisata berkelanjutan.

Tugas Berat dan Tantangan Bagi Pejabat Baru

Dinas Pertanian dan Peternakan sebagai penggabungan pertanian. perkebunan, peternakan, dan kesehatan hewan menjadi backbone dalam mengelola bagian hulu dari sektor pertanian dan peternakan. Konsolidasi sektor hulu diharapkan mampu menjawab tantangan untuk swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak.

Baca juga  Stok Beras Jateng Aman hingga Pertengahan 2026, Gubernur Minta Bulog Utamakan Serapan Petani Lokal

Dinas Komunikasi, Digital, dan Informasi tidak semata perubahan “papan nama” namun mendasarkan pada perkembangan dunia digital yang semakin cepat. Dengan demikian diperlukan kelembagaan yang memadahi untuk merespon dinamika tersebut.

Sementara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang merupakan panggabungan dari pekerjaan umum, bina marga, cipta karya, dan Pusdataru. Lebih menitikberatkan pada efektivitas dan efisiensi konsolidasi yang sangat diperlukan dalam penataan ruang dan infrastruktur di Jawa Tengah.

Struktur organisasi perangkat daerah yang baru ini akan menjadi lebih bermakna dalam mewujudkan visi Jawa Tengah 2025-2029 ketika didukung oleh personil dan budaya organisasi yang kompatibel. “The man behind the gun“, sumber daya manusia yang sama penting untuk Ngopeni Nglakoni Jawa Tengah.

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:gubernur jatengsotk baru
Artikel Sebelumnya Pelajar 2 Pelajar Tertemper Kereta Api di Kroya Cilacap, 1 Meninggal Dunia
Artikel Selanjutnya Mulia Jaya Mulia Jaya Stationery Jadi Solusi Lengkap Alat Tulis bagi Warga Purwokerto dan BarLingMasCaKeb
ISRA MIRAJ
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Gubernur Jateng saat pelantikan SOTK baru
BeritaJateng

Percepat Pembangunan, Pemprov Jateng Berlakukan SOTK Baru

Oleh Nestya Zahra
Restorative Justice
BeritaJateng

Dana Desa Rawan Disalahgunakan, Ahmad Luthfi Perluas Rumah Restorative Justice

Oleh Nestya Zahra
Perumahan Hijau
BeritaJateng

Gubernur Bidik Investasi Global, Perumahan Hijau Jadi Arah Baru Pembangunan di Jateng

Oleh Nestya Zahra
Alun-alun Kabupaten Banjarnegara
BanjarnegaraOpiniPlesiran

Menguak Fakta Unik dan Menarik Kabupaten Banjarnegara, Dari Wisata Alam hingga Tradisi Rambut Gimbal

Oleh Syarif TM
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?