Kecelakaan tragis terjadi di jalur kereta api wilayah Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap. Dua pelajar tertemper kereta api saat hendak berangkat sekolah pada Sabtu (17/1/2026) pagi. Akibat peristiwa tersebut, satu dinyatakan meninggal dunia, sementara satu lainnya mengalami luka-luka dan kini menjalani perawatan medis.
Kasi Humas Polresta Cilacap, Ipda Galih Soecahyo, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.15 WIB di jalur kereta api KM 401+7, Desa Kroya, Kecamatan Kroya. Kedua korban merupakan pelajar yang berjalan kaki menuju sekolah.
“Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan awal, dua korban melintas jalur rel saat hendak berangkat sekolah. Pada saat bersamaan melaju kereta api dari arah timur sehingga korban tertemper,” kata Galih.
Identitas Pelajar Tertemper Kereta Api
Korban meninggal dunia diketahui bernama Irfan Rifqi (15), pelajar kelas X SMK Maarif Kroya. Sementara satu korban lainnya, Nur Auliya Mediana Putra (17), siswa kelas XII, mengalami luka-luka dan dalam kondisi sadar saat dievakuasi.
Galih menjelaskan, sebelum kejadian kedua siswa tersebut berangkat dari pondok pesantren menuju sekolah dengan berjalan kaki. Saat menyeberang rel, korban diduga kurang memperhatikan kondisi sekitar sehingga tidak menyadari datangnya kereta api dari arah Stasiun Kroya menuju Cilacap.

Petugas Polsek Kroya bersama tim medis dari RS PKU Aghisna Medika Kroya segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan. Korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis, sementara jenazah korban meninggal dunia diserahkan kepada pihak keluarga.
“Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Galih.
Ia menambahkan, kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya pelajar, untuk selalu berhati-hati saat melintas di jalur kereta api. Pihak kepolisian mengimbau warga agar hanya menyeberang di perlintasan resmi dan memastikan kondisi aman sebelum melintas.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak lengah saat melintasi rel kereta api. Pastikan aman, tengok kanan kiri, dan patuhi rambu keselamatan demi mencegah kejadian serupa,” pungkasnya.







