Perahu Penambang Terbalik, Pria 45 Tahun Hilang di Muara Winong Cilacap

Faiz Ardani
Tim SAR Gabungan pencarian penambang pasir tenggelam di muara Sungai Winong Cilacap. (Basarnas Cilacap).

Seorang penambang pasir dilaporkan hilang setelah perahu yang digunakannya terbalik di Muara Winong, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (30/1/2026) pagi. Korban diduga tenggelam saat beraktivitas di perairan muara dan hingga sore hari belum ditemukan.

Laporan kejadian tersebut diterima Kantor SAR Cilacap pada Jumat pagi. Tim SAR gabungan langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, baik melalui jalur darat maupun perairan.

Koordinator Tim SAR Gabungan, Suyanto, mengatakan kejadian bermula sekitar pukul 06.45 WIB. Saat itu, korban diketahui sedang melakukan aktivitas penambangan pasir di sekitar Muara Winong.

“Korban sedang menambang pasir menggunakan perahu. Namun perahu tersebut tenggelam dan korban tidak dapat menyelamatkan diri,” kata Suyanto.

Korban diketahui bernama Dartono (45), warga Desa Kalisabuk, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap. Hingga laporan diterima, korban belum ditemukan dan dinyatakan hilang di perairan muara.

Sejak pagi, tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Cilacap, TNI, Polri, BPBD, relawan, serta warga setempat langsung melakukan upaya pencarian. Pencarian dilakukan dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian, baik melalui jalur darat maupun perairan.

Baca juga  Edarkan Obat Terlarang, Tiga Pria di Cilacap Diciduk Polisi

“Upaya pencarian dilakukan dengan penyisiran darat di sepanjang tepian muara, serta penyisiran di atas permukaan air menggunakan perahu LCR dan RIB,” jelas Suyanto.

Namun, hingga sore hari, hasil pencarian masih nihil. Faktor arus muara yang cukup kuat dan kondisi perairan menjadi kendala dalam proses pencarian korban.

“Memasuki sore hari, korban belum ditemukan. Operasi SAR hari ini kami hentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali besok pagi pukul 07.00 WIB,” ujarnya.

Pihak SAR mengimbau masyarakat, khususnya penambang pasir tradisional, agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan, terutama di kawasan muara yang memiliki arus tidak menentu.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!