Warga Narasoma Keluhkan Listrik Padam Setiap Hari, PLN Purbalingga Diminta Beri Penjelasan

Budi Pekerti

Listrik padam dikeluhkan Warga  RT 3 RW 6 Jalan Narasoma Kelurahan Purbalingga Wetan.  Kondisi itu  terjadi setiap hari sejak beberapa hari terakhir.  Akibatnya aktivitas warga terganggu, termasuk pelaksanaan ibadah di bulan Ramadan.

Gangguan Sejak Awal Pekan

Listrik padam  berawal saat hujan deras pada  Senin (16/2026). Menurut informasi ada travo yang rusak sehingga aliran listrik padam.    Gangguan listrik masih terjadi pada Selasa (17/2/2026) siang. “Bahkan hari itu listrik beberapa kali padam hingga malam hari,” kata sejumlah warga setempat.

Gangguan aliran listrik kembali terjadi  pada Kamis (19/2/2026) siang. Kondisi tersebut sempat membuat warga kesal. Pasalnya tidak ada pemberitahuan atau penjelasan apapun dari pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Purbalingga terkait gangguan listrik tersebut.

Listrik Padam Karena Travo Rusak

Lsitrik padam ditanggapi petugas PLN Purbalingga  Rizal. Dia  mengatakan gangguan listrik terjadi akibat travo overload sehingga mengalami kerusakan.  Kendati demikian pihak PLN tidak memberikan penjelasan rinci mengenai penyebab travo rusak dan juga bagaimana penanganan gangguan listrik tersebut. “ Kami sampaikan kepada petugas teknis,” ujar Rizal.

Baca juga  Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab-Polres Tancap Gas

Gangguan listrik kembali terjadi Jumat (20/2/2026) siang dan malam. Salah seorang warga, Wardi mengatakan pihak petugas yang diturunkan di lapangan tidak menjelaskan secara rinci penyebab gangguan . “Bahkan mereka menanyakan ada berapa rumah yang menggunakan pendingin ruangan,” ujarnya.

PLN Belum Beri Penjelasan

Listrik padam berulangkali. Hingga berita ini diturunkan pihak PLN Purbalingga belum menjelaskan secara resmi mengenai penyebab terjadinya gangguan. Kasak kusuk di  penyebab padamnya listrik karena adanya penambahan travo untuk bangunan yang  baru dibangun. Namun dugaan itu  belum bisa dibuktikan kebenarannya.

Ketua RW 6 Kelurahan Purbalingga Wetan, Joko Santoso  mengharapkan PLN bisa memberikan keterangan resmi terkait padamnya aliran listrik di rumah warganya.  Karena hal itu mengganggu aktivitas warga, terutama dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan.