Tragis! Warga Cilacap Tewas Tertabrak KA Malioboro Ekspres di Rel Randegan–Kroya

Faiz Ardani
Polisi lakukan Olah TKP dan evakuasi korban tertemper kereta api di jalur Randegan-Kroya di Desa Gentasari. (Polresta Cilacap).

Seorang perempuan warga Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, ditemukan meninggal dunia setelah diduga tertabrak kereta api di jalur rel Randegan–Kroya. Korban diduga tertemper KA Malioboro Ekspres yang tengah melintas dari arah Purwokerto menuju Malang.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 09.30 WIB di jalur kereta api Km 373+6/7 petak Randegan–Kroya. Lokasinya berada di Dusun Karag RT 002 RW 006, Desa Gentasari, Kecamatan Kroya.

Korban diketahui berinisial M (49), seorang petani warga Dusun Karag Desa Gentasari. Jenazah korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di bawah jembatan rel kereta api.

Kasi Humas Polresta Cilacap, Ipda Galih Soecahyo, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, polisi menerima laporan setelah petugas pengamanan kereta api mendapat informasi dari masinis kereta yang melintas di lokasi kejadian.

“Laporan awal diterima dari petugas Polsuska setelah mendapat informasi dari masinis Kereta Api Malioboro Ekspres yang melintas dari arah Purwokerto menuju Malang,” kata Galih, Kamis (5/3/2026).

Baca juga  Ngeri! Tubuh Pria Tanpa Identitas Terbelah Usai Tertemper KA Pasundan di Cilacap

 

Masinis Sempat Membunyikan Klakson Berulang Kali

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula ketika masinis KA Malioboro Ekspres melaporkan adanya dugaan kecelakaan di jalur rel tersebut sekitar pukul 08.50 WIB.

Petugas Polsuska yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kejadian. Saat tiba di lokasi, ia bertemu dengan warga dan perangkat desa setempat. Ketiganya lalu melakukan pengecekan di sekitar rel kereta.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, korban ditemukan sudah tergeletak di bawah jembatan rel dalam kondisi tidak bernyawa.

Menurut keterangan saksi di lokasi, sebelum kejadian terdengar masinis kereta api beberapa kali membunyikan klakson sebagai peringatan. Namun korban tetap berjalan melintasi jalur rel hingga akhirnya tertemper kereta yang melintas.

 

Korban Mengalami Luka Parah

Petugas dari Polsek Kroya bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Kroya II kemudian melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban di lokasi kejadian.

Hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami luka sangat parah akibat benturan keras dengan kereta api. “Dari hasil pemeriksaan medis, korban meninggal dunia akibat tertemper kereta api dengan luka yang cukup parah,” jelas Galih.

Baca juga  Seleksi Perangkat Desa Karangtawang Cilacap Antusias Diikuti Puluhan Warga

 

Polisi Lakukan Olah TKP dan Evakuasi Korban

Setelah menerima laporan, anggota Polsek Kroya langsung mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan penanganan. Polisi kemudian melakukan olah TKP, mencatat keterangan para saksi, serta membantu proses evakuasi jenazah korban.

Petugas juga melakukan koordinasi dengan tenaga medis dari Puskesmas Kroya II untuk memastikan penyebab kematian korban.

Usai proses identifikasi selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak beraktivitas di jalur rel kereta api demi menghindari kejadian serupa.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!