Amankan Arus Mudik 2026, Polresta Cilacap Siapkan 4 Posko dan 12 Titik Strong Point

Faiz Ardani
Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono saat memberikan pemaparan rencana pengamanan operasi Ketupat Candi 2026. (Faiz Ardani)

Polresta Cilacap menyiapkan sejumlah strategi pengamanan untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mendirikan empat posko mudik serta menempatkan 12 titik strong point di berbagai lokasi strategis di wilayah Kabupaten Cilacap.

Pengamanan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 yang akan digelar mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini difokuskan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Selain pengaturan lalu lintas, petugas juga akan mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama momentum Idulfitri 1447 Hijriah. Sejumlah personel disiagakan di titik-titik rawan kepadatan kendaraan maupun lokasi yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas.

Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono mengatakan, ratusan personel disiagakan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama masa mudik Lebaran.

“Total ada 519 personel yang dilibatkan dalam Operasi Ketupat Candi 2026 di wilayah Kabupaten Cilacap. Dari jumlah tersebut, 366 personel berasal dari Polri dan 153 lainnya dari instansi terkait,” kata Kombes Budi saat pemaparan persiapan pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 H di Pendapa Wijayakusuma Cilacap, Rabu (11/3/2026).

Baca juga  Jelang Mudik Lebaran 2026, BPBD Cilacap Petakan Titik Rawan Longsor dan Genangan

 

Empat Posko Mudik Disiapkan

Dalam pengamanan arus mudik tahun ini, Polresta Cilacap menyiapkan empat posko yang ditempatkan di sejumlah titik strategis. Posko tersebut terdiri dari dua pos pengamanan, satu pos terpadu, serta satu pos pelayanan bagi masyarakat.

Pos pengamanan akan ditempatkan di wilayah Mergo Dayeuhluhur dan Sampang yang merupakan jalur perlintasan kendaraan antarwilayah. Sementara pos terpadu akan didirikan di kawasan Alun-Alun Cilacap sebagai pusat koordinasi pengamanan.

Selain itu, satu pos pelayanan akan ditempatkan di Stasiun Kroya untuk memberikan berbagai layanan bagi masyarakat dan pemudik yang menggunakan transportasi kereta api.

Menurut Kombes Budi, setiap pos memiliki karakteristik pelayanan yang berbeda sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Keberadaan posko tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus memberikan rasa aman bagi para pemudik.

“Setiap pos nantinya memiliki fungsi dan pelayanan yang berbeda-beda untuk masyarakat. Intinya kami siap bersinergi dengan seluruh elemen guna menyukseskan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026,” ujarnya.

 

Antisipasi Titik Rawan Macet dan Kecelakaan

Selain mendirikan posko pengamanan, Polresta Cilacap juga telah memetakan sejumlah titik yang berpotensi mengalami kemacetan maupun rawan kecelakaan selama masa mudik.

Baca juga  Bongkar Jendela di Tengah Malam, Maling Gasak Harta Warga Bantar Wanareja

Beberapa titik yang menjadi perhatian di antaranya Jalan Bhayangkara Majenang, Simpang Tiga Sampang, serta dua perlintasan kereta api yang kerap menimbulkan antrean panjang kendaraan.

Perlintasan sebidang kereta api di Kroya menjadi salah satu lokasi yang sering mengalami kepadatan kendaraan, terutama saat momen libur panjang atau hari raya. Kondisi serupa juga kerap terjadi di perlintasan kereta api Randegan, Kecamatan Sampang.

“Di Kroya ini sering terjadi kepadatan karena aktivitas kendaraan cukup tinggi. Begitu juga di Randegan yang setiap momen Lebaran biasanya terjadi antrean panjang kendaraan,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, kepolisian telah menyiapkan berbagai langkah, termasuk rekayasa lalu lintas di sejumlah jalur rawan macet.

 

12 Strong Point di Jalur Utama dan Lokasi Wisata

Selain posko pengamanan, Polresta Cilacap juga menempatkan 12 titik strong point di berbagai simpang jalan utama serta kawasan wisata yang berpotensi ramai pengunjung.

Penempatan personel di titik strong point bertujuan untuk mengatur arus lalu lintas, mencegah kemacetan, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan di lokasi keramaian.

Baca juga  Arus Mudik Lebaran Ini, Diprediksi 143,9 Juta Orang Pulang Kampung

Keberadaan strong point ini juga diharapkan dapat membantu kelancaran mobilitas kendaraan, khususnya di jalur yang menjadi akses utama bagi pemudik maupun wisatawan yang berkunjung ke Cilacap selama libur Lebaran.

Dengan berbagai langkah pengamanan tersebut, Polresta Cilacap optimistis arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah Kabupaten Cilacap dapat berlangsung lancar, aman, dan kondusif.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!