D-534 Resmi Dibentuk, Pemuda dan Komunitas Motor Banjarnegara Bersatu Sepakat Tolak Kekerasan

Heri C
Sejumlah anggota D-534 Banjarnegara saat membagikan takjil di seputaran Alun-alun Banjarnegara, Selasa (17/3/2026). (Foto: dok D-534 Banjarnegara)

Gabungan komunitas motor se-Kabupaten Banjarnegara menggelar kegiatan buka bersama (bukber), pembagian takjil, sekaligus deklarasi “Banjarnegara Anti Gangster” pada momentum Ramadan, Selasa (17/3/2026). Kegiatan ini menjadi simbol komitmen bersama untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sekaligus menandai munculnya gerakan baru kalangan pemuda melalui kolektif D-534.

Ratusan anggota dari berbagai komunitas motor tampak antusias mengikuti rangkaian acara. Selain berbagi takjil kepada pengguna jalan, mereka juga menggelar deklarasi terbuka sebagai bentuk penolakan terhadap aksi premanisme, kekerasan jalanan, serta aktivitas yang meresahkan masyarakat.

Koordinator kegiatan, Pras, mengatakan aksi ini merupakan bentuk itikad baik dari seluruh komunitas motor di Banjarnegara. Menurut dia, selama ini komunitas motor kerap mendapat stigma negatif, padahal tidak semua anggota berperilaku demikian.

“Kami ingin menunjukkan bahwa komunitas motor juga bisa menjadi bagian dari solusi. Melalui kegiatan ini, kami berkomitmen untuk bersama-sama menjaga Banjarnegara agar bersih dari aksi premanisme, gangster, dan tindakan yang merugikan masyarakat,” ujar Pras.

Sejalan dengan itu, muncul gerakan kolektif pemuda bernama D-534 (Boys City of Center) yang mengusung tema “One Name, One Vision”. Dalam momentum tersebut, ratusan pemuda dari berbagai latar belakang kelompok sepakat mengakhiri persaingan negatif dan bersatu dalam satu wadah. “Kegiatan yang dikemas tidak sekadar buka bersama ini diawali dengan aksi sosial pembagian takjil, lalu dilanjutkan dengan agenda utama berupa Solidarity Pledge atau deklarasi solidaritas D-534,” katanya.

Baca juga  Pastikan Kondisi Kamtibmas Aman, Polsek Kalibening Gencar Patroli Blue Light 

Dalam deklarasinya, terdapat sejumlah poin utama yang menjadi komitmen bersama. Di antaranya adalah unifikasi barisan dengan melebur berbagai nama kelompok menjadi satu identitas D-534 guna mencegah konflik di jalanan. Selain itu, mereka juga menegaskan komitmen anti-anarki dengan menolak segala bentuk kekerasan serta menjaga ketertiban umum.

Menurut Pras, D-534 juga diarahkan sebagai pusat kreativitas pemuda. Forum ini diharapkan menjadi wadah pengembangan bakat di bidang otomotif, seni, hingga UMKM kreatif di bawah satu naungan yang sama dan menjadi menjadi upaya nyata untuk mengubah stigma terhadap pemuda jalanan.

“Kami ingin membuktikan bahwa pemuda Banjarnegara bisa diatur dan punya manfaat. Kita leburkan semua ego kelompok lama. Di D-534, pilihannya hanya satu: berkarya atau keluar jika ingin membuat kerusuhan,” ujarnya.

Timbul tkp, salah satu peserta deklarasi mengatakan semua peserta menyuarakan tekad untuk meninggalkan identitas kelompok lama dan bersatu dalam satu visi. “ Tidak ada lagi nama masing-masing. Mulai malam ini, hanya ada satu nama: D-534. Satu komando, satu barisan, satu tujuan,” katanya yang juga admin medsos Info Cepat Banjarnegara.

Baca juga  Awal Ramadan 2026, Harga Ayam Potong di Banjarnegara Turun ke Rp38 Ribu per Kg

Menurut Timbul, melalui deklarasi bersama ini, diharapkan komunitas motor dan gerakan pemuda di Banjarnegara dapat semakin solid dalam menyebarkan energi positif, sekaligus menjadi mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!