Seorang nelayan dilaporkan hilang setelah diduga terseret ombak di Pantai Suwuk, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Hingga memasuki hari kedua pencarian pada Selasa (24/3/2026), korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Hilang Saat Menjala Ikan di Tepi Pantai
Kepala Kantor SAR Cilacap, M Abdullah, mengungkapkan kejadian tersebut terjadi pada Senin (23/3) sekitar pukul 15.45 WIB. Saat itu, korban tengah beraktivitas mencari ikan menggunakan jala di area pesisir Pantai Suwuk.
Namun nahas, di tengah aktivitasnya, korban diduga terseret ombak yang cukup kuat hingga akhirnya hilang dari pantauan warga di sekitar lokasi.
“Informasi kejadian pertama kali diterima oleh petugas dari laporan warga bernama Mutholib pada pukul 17.10 WIB. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke petugas pos jaga setempat untuk dilakukan upaya pencarian awal,” ujarnya.
Korban diketahui bernama Agus Setiawan (42), warga Desa Pucung Bedug, Kecamatan Purwonegoro, Kabupaten Banjarnegara.
Pencarian Diperluas, Tim Bagi Dua SRU
Memasuki hari kedua operasi SAR (H2), tim gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap melalui Unit Siaga SAR (USS) Kebumen mulai melakukan pencarian sejak pukul 07.00 WIB. Sebelum operasi dimulai, tim melakukan briefing untuk menentukan strategi pencarian.
Area pencarian kemudian dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan penyisiran darat dari lokasi kejadian ke arah barat sejauh 1 kilometer dan ke arah timur sejauh 1 kilometer.
Sementara itu, SRU kedua melakukan pencarian di perairan menggunakan perahu LCR dengan jangkauan hingga sekitar 2 nautical mile dari lokasi kejadian.
Peralatan Lengkap Dikerahkan
Dalam operasi ini, tim SAR mengerahkan berbagai peralatan pendukung, mulai dari satu unit rescue car carrier, peralatan SAR air lengkap, hingga perlengkapan medis dan alat komunikasi.
Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan. Meski demikian, seluruh personel tetap mengutamakan keselamatan selama proses pencarian berlangsung.
Imbauan Waspada Gelombang Laut
Basarnas mengingatkan masyarakat, khususnya nelayan dan wisatawan, agar lebih waspada terhadap potensi bahaya gelombang laut. Selain itu, penting untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan aktivitas di wilayah perairan.
Operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga korban berhasil ditemukan. Tim SAR gabungan juga terus berupaya maksimal dengan memperluas area pencarian demi mempercepat proses evakuasi.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!



