Momentum selesai ramadhan dan lebaran identik dengan hidangan bersantan, berlemak, dan tinggi gula bahkan hingga pada pola makan yang tidak teratur. Kebiasaan makan berlebih saat Hari Raya dan sesudahnya perlu segera dikendalikan agar tidak berdampak pada kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Banjarnegara, dr. Latifa Hesti Purwaningtyas mengingatkan masyarakat untuk kembali menerapkan pola makan seimbang setelah Ramadhan. Konsumsi makanan tinggi lemak dan gula secara berlebihan berisiko memicu berbagai gangguan kesehatan seperti kolesterol tinggi, hipertensi, hingga diabetes melitus atau penyakit gula.
dr Hesti menyarankan agar masyarakat mulai mengurangi makanan bersantan, gorengan, serta kue manis yang selama Lebaran cenderung dikonsumsi dalam jumlah besar. Sebagai gantinya, perbanyak asupan sayur, buah, serta makanan yang kaya serat untuk membantu menormalkan metabolisme tubuh.
“Penting untuk mengatur porsi makan. Pola makan “sedikit tapi sering” lebih aman dibandingkan makan dalam jumlah besar sekaligus. Hal ini membantu menjaga kestabilan kadar gula darah dan mencegah lonjakan kolesterol,” katanya, Senin (30/3/2026).
Menurut dr Hesti, konsumsi air putih yang cukup juga menjadi faktor penting dalam proses detoksifikasi alami tubuh. Minimal delapan gelas per hari dianjurkan untuk membantu sistem pencernaan bekerja optimal.
Tak hanya itu, aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, atau olahraga ringan selama 30 menit setiap hari dapat membantu membakar kalori berlebih yang menumpuk selama Lebaran.
Bagi masyarakat yang memiliki riwayat penyakit tertentu, seperti hipertensi atau diabetes, disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan kesehatan jika muncul gejala seperti pusing, lemas, atau tekanan darah meningkat.
dr Hesti menegaskan, menjaga pola makan setelah ramadhan merupakan langkah penting untuk mencegah risiko penyakit tidak menular. “Kunci utamanya adalah kembali ke pola hidup sehat secara bertahap, bukan langsung ekstrem, agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik,. Jika ada keluhan, silahkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” katanya.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!



