Gagal Juara, Indonesia Punya Fondasi Kuat untuk Asean Futsal Championship 2028

Djamal SG
Indonesia (putih) kalah lawan Thailand di final Asean Futsal Championship 2026.(Instagram Timnas Futsal)

Indonesia gagal menjadi juara di ajang Asean Futsal Championship 2026. Garuda kalah 1-2 dari tuan rumah Thailand di final pada Minggu (12/4/2026).

Di laga itu Garuda sempat unggul melalui Andres Dwi. Namun Thailand mampu membalikkan keadaan dan menang 2-1 di kandang sendiri.

Sekalipun kalah, pujian tetap mengalir pada timnas futsal Indonesia. Pasalnya di ajang kali ini Garuda memainkan pemain pelapis ketiga. Langkah ini dilakukan oleh pelatih Hector Souto demi regenerasi timnas futsal.

Sekalipun memakai pemain pelapis ketiga, Garuda mampu masuk ke final. Indonesia dengan pemain pelapis ketiga bisa membuat Thailand harus bekerja keras untuk menjadi juara. Diketahui Thailand adalah peringkat 11 dunia.

Modal Kuat Indonesia untuk Dua Tahun ke Depan

Di ajang Asean Futsal Championship 2026, pelatih Hector Souto hanya menargetkan Garuda lolos ke semifinal. Tapi faktanya Garuda mampu lolos sampai final.

Sekalipun kalah, ini adalah modal penting regenerasi di timnas futsal. Pemain muda yang turun di Asean Futsal Championship 2026 mendapatkan pelajaran berharga. Pengalaman ini bisa jadi senjata penting untuk edisi dua tahun yang akan datang.

Baca juga  Liga 4 Jateng: Jadwal Lengkap Pertandingan 16 Besar

Asean Futsal Championship adalah ajang dua tahunan. Maka setelah 2026 adalah pada 2028. Belum diketahui di mana ajang 2028 akan dilangsungkan. Tapi yang pasti dengan skuad lapis tiga yang oke akan membuat para pemain makin percaya diri pada dua tahun yang akan datang.

Ada kemungkinan pemain pelapis ini yang bakal kembali main di Asean Futsal Championship 2028. Sebab, tim utama tentu akan diprioritaskan untuk berjuang di Piala Asia 2028. Jika lolos ke Piala Asia 2028, Indonesia akan berjuang agar bisa lolos ke Piala Dunia Futsal 2028.