Api Melalap 2 Ruko di Majenang Cilacap, Kerugian Puluhan Juta

Faiz Ardani
Kobaran api melalap dua ruko di Majenang Cilacap. (Damkar Cilacap).

Kebakaran hebat menghanguskan dua bangunan ruko di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, pada Senin (27/4/2026) dini hari. Dua ruko yang difungsikan sebagai usaha ayam goreng dan bengkel sepeda motor tersebut tak terselamatkan setelah dilalap api yang cepat membesar.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 02.19 WIB di Jalan Nusa Indah, Desa Mulyasari. Kobaran api yang muncul saat sebagian warga masih terlelap sontak memicu kepanikan di lingkungan sekitar.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arief Widodo, mengungkapkan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh warga yang melihat api mulai membesar dari salah satu bangunan. Saksi tersebut kemudian berteriak meminta pertolongan bantuan warga lainnya.

“Api terlihat sudah cukup besar saat pertama kali diketahui saksi, sehingga warga segera melaporkan kejadian tersebut ke Pos Damkar Majenang,” ujarnya.

Warga yang panik sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual, namun api cepat membesar karena material bangunan dan banyaknya barang mudah terbakar di dalam ruko.

Baca juga  Terungkap! Remaja di Cilacap Kubur Bayinya Hidup-Hidup, Ibu Kandung Jadi Tersangka

 

Petugas Damkar Bergerak Cepat, Api Berhasil Dipadamkan

Tim pemadam kebakaran dari Pos Damkar Majenang menerima laporan dan langsung bergerak menuju lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 02.40 WIB atau kurang lebih 30 menit setelah laporan diterima.

Dengan mengerahkan personel dan peralatan pemadam, api akhirnya berhasil dikendalikan setelah proses pemadaman dan pendinginan. Total sekitar 3.000 liter air digunakan untuk menjinakkan si jago merah.

Bangunan pertama yang terbakar merupakan ruko ayam goreng milik Rut Setianingsih (30), dengan ukuran sekitar 4×6 meter. Kerugian ditaksir mencapai Rp30 juta, meliputi bangunan, peralatan dapur, kulkas, dan perlengkapan usaha.

Sementara itu, bangunan kedua adalah bengkel sepeda motor milik Tri Haryadi (60), juga berukuran 4×6 meter. Kerugian diperkirakan lebih besar, yakni sekitar Rp40 juta, termasuk bangunan, dua unit sepeda motor, serta peralatan bengkel.

 

Dugaan Penyebab Kekabaran dari Korsleting Listrik

Tidak Ada Korban Jiwa, dalam insiden kebakaran ini, dan dugaan penyebabnya dipicu korsleting listrik “Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik,” ujarnya.

Baca juga  3 Paket Wisata Desa Kamulyan Cilacap: Belajar Herbal Hingga Pertanian

Selain melakukan pemadaman, petugas juga melakukan pendinginan area, pendataan kerugian, serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

Gatot mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha guna mencegah kejadian serupa. “Kami mengingatkan agar warga lebih berhati-hati, terutama terhadap instalasi listrik yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” pungkasnya.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!