Gubernur Ahmad Luthfi Rayakan Iduladha 1447 H di Huntara Desa Capar Tegal

Nestya Zahra
Gubernur Ahmad Luthfi merayakan Iduladha bersama korban tanah gerak di Tegal. (dok.Pemprov)

SUASANA Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di hunian sementara (huntara) Desa Capar, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, terasa istimewa pada Rabu (27/5/2026). Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melaksanakan Salat Iduladha bersama warga terdampak bencana tanah gerak Desa Padasari sekaligus menyerahkan sapi kurban berbobot 906 kilogram atas nama pribadi.

Kehadiran gubernur sejak pagi di Masjid Raya Huntara Tegal disambut antusias masyarakat. Ahmad Luthfi tiba sekitar pukul 06.00 WIB saat warga mulai memadati area masjid untuk menunaikan Salat Iduladha.

Sejumlah warga mengaku terkejut sekaligus senang melihat orang nomor satu di Jawa Tengah itu berada langsung di tengah masyarakat terdampak bencana.

Usai menyapa warga, Ahmad Luthfi langsung mengambil wudhu dan menempati saf terdepan. Ia didampingi Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Wakil Bupati Ahmad Kholid, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Tegal.

Salat Iduladha Berlangsung Khidmat di Tengah Huntara

Pelaksanaan Salat Iduladha dimulai sekitar pukul 06.15 WIB dengan imam Kiai Tokhib Abu Umar dan khotib Ustadz Ahmad Muhtarozi. Ibadah berlangsung khusyuk di tengah suasana pagi yang hangat dan penuh kebersamaan.

Baca juga  Rekahan Tanah Muncul di Kalibombong, BPBD Pasang Elwasi untuk Peringatan Dini Longsor

Dalam sambutannya, Ahmad Luthfi mengajak warga tetap bersyukur meski saat ini masih menghadapi situasi sulit akibat bencana tanah gerak yang memaksa mereka tinggal di hunian sementara.

“Hari ini kami lihat semua wajahnya cerah, tidak ada yang kusut. Oleh karena itu, saya sebagai gubernur mengucapkan selamat Hari Raya Iduladha 2026. Semoga seluruh ibadah kita diterima Allah SWT dan mohon maaf lahir dan batin,” ujar Ahmad Luthfi.

Ia menegaskan pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat terdampak bencana menghadapi kesulitan sendirian. Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah warga huntara menjadi bukti nyata bahwa negara hadir dalam kondisi darurat dan penuh tantangan.

“Kita masih diberikan nikmat oleh Allah SWT pada saat situasi yang serba sulit, itu akan lebih nikmat. Segala kekurangan dan apa yang diberikan saat ini adalah sesuatu yang tetap harus kita syukuri,” katanya.

Gubernur serahkan sapi untuk kurban di huntara Tegal
Gubernur Ahmad Luthfi menyerahkan sapi untuk korban di huntara tanah gerak Tegal. (dok.Pemprov Jateng)

Gubernur Serahkan Sapi Kurban 906 Kilogram untuk Warga

Pada momentum Iduladha tersebut, Ahmad Luthfi menyerahkan seekor sapi angus berbobot 906 kilogram untuk masyarakat huntara dan warga sekitar. Hewan kurban tersebut dibeli langsung oleh gubernur untuk dibagikan kepada masyarakat terdampak bencana.

Baca juga  Raih 40 Penghargaan Sepanjang 2025, Ini Arah Pembangunan Jawa Tengah

“Sapi dari saya ini untuk masyarakat sekitar huntara ini agar bisa merayakan Iduladha bersama-sama dengan sukacita,” ungkapnya.

Ketua Huntara Tegal sekaligus Ketua Panitia Kurban, Ruslani, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah kepada warga terdampak tanah gerak Desa Padasari.

Menurutnya, masyarakat tidak hanya merasa terbantu dengan adanya hewan kurban, tetapi juga bahagia karena gubernur dan jajaran pemerintah hadir langsung untuk merayakan Iduladha bersama warga huntara.

“Saya melihat tidak ada warga huntara yang wajahnya sukar, semua ceria dengan adanya pemberian sapi dari gubernur. Masyarakat sangat antusias dan senang,” katanya.

Warga Berharap Hunian Tetap Segera Direalisasikan

Salah seorang warga huntara, Rifai, berharap perhatian pemerintah terhadap masyarakat terdampak bencana terus berlanjut, terutama terkait percepatan pembangunan hunian tetap bagi warga Desa Padasari.

Ia mengaku kehadiran Ahmad Luthfi di tengah masyarakat saat Iduladha memberikan semangat dan rasa tenang bagi warga yang hingga kini masih menanti kepastian tempat tinggal permanen.

Usai salat dan penyerahan hewan kurban, gubernur berkeliling meninjau hunian sementara yang ditempati warga. Suasana hangat dan akrab terlihat ketika masyarakat mengajak Ahmad Luthfi bercengkerama, bersalaman, hingga berfoto bersama.

Baca juga  Relokasi Warga Tanah Gerak Tegal Dikebut, Pemprov Jateng Kaji Keamanan Lahan Huntara

Bahkan, Ahmad Luthfi beberapa kali membantu mengabadikan momen swafoto menggunakan telepon seluler milik warga. Kehangatan itu menambah suasana kebersamaan di tengah hunian sementara korban bencana tanah gerak di Kabupaten Tegal.

*Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!