Jelang Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Polresta Cilacap Gaspol Tindak Balap Liar dan Knalpot Brong

Faiz Ardani
Petugas saat menindak pengendara yang menggunakan knalpot brong diduga hendak balap liar. (Satlantas Cilacap).

Satlantas Polresta Cilacap mulai memperketat pengawasan menjelang pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 yang akan digelar mulai 8 Juni mendatang. Fokus penindakan tidak hanya menyasar pelanggaran lalu lintas, tetapi juga aktivitas yang dinilai mengganggu ketertiban masyarakat seperti balap liar dan penggunaan knalpot brong.

Kasatlantas Polresta Cilacap AKP David Raditya Yudhistira mengatakan, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan nyaman bagi masyarakat menjelang pelaksanaan operasi kepolisian tersebut.

 

Penindakan Balap Liar dan Knalpot Brong Dioptimalkan

David menjelaskan, dalam beberapa pekan terakhir jajaran kepolisian telah melakukan berbagai tindakan terhadap pelaku balap liar maupun pengguna knalpot brong yang kerap dikeluhkan warga. Kegiatan tersebut dilakukan melalui sinergi lintas satuan, termasuk berkolaborasi dengan Lanal Cilacap.

Menurutnya, aktivitas balap liar tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga pengguna jalan lainnya serta berpotensi mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Baca juga  Jelang Iduladha, Cilacap Genjot 5.000 Vaksin Sapi, 160 Petugas Turun Lapangan

“Beberapa pekan terakhir kami telah melakukan penindakan terhadap pelaku balap liar dan pengguna knalpot brong yang meresahkan masyarakat. Penindakan balap liar dilakukan bersama Polsek jajaran karena aktivitas tersebut mengganggu kamtibmas, sementara kami dari fungsi lalu lintas melakukan penanganan dan penindakan,” kata David, Rabu (3/6/2026).

Ia menambahkan, penegakan hukum akan terus dioptimalkan, termasuk melalui pemanfaatan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik yang kini menjadi salah satu instrumen utama dalam pengawasan pelanggaran lalu lintas.

 

Hobi Balap Akan Disalurkan Lewat Ajang Drag Bike

Di sisi lain, Polresta Cilacap juga menyiapkan pendekatan yang lebih persuasif kepada kalangan anak muda yang memiliki minat di dunia otomotif dan balap motor.

Sebagai bentuk pembinaan, Kapolresta Cilacap berencana memfasilitasi kegiatan drag bike yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Juni 2026. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah resmi bagi para pecinta kecepatan untuk menyalurkan hobi secara aman dan terukur.

“Khusus bagi masyarakat yang memang menyukai dunia balap atau ingin menjadi pembalap, nanti akan difasilitasi melalui kegiatan drag bike pada 28 Juni. Ini menjadi wadah agar hobi mereka bisa tersalurkan di tempat yang tepat dan tidak dilakukan di jalan umum,” ujar David.

Baca juga  Cilacap Catat Kinerja Positif 2025, Pendapatan Naik Lampaui Target

Menurutnya, inisiatif tersebut merupakan langkah preventif agar generasi muda memiliki ruang yang positif untuk mengembangkan bakatnya, sekaligus mengurangi potensi balap liar di jalan raya.

 

SIM Keliling Digelar Sebulan Penuh

Selain fokus pada penegakan hukum, Satlantas Polresta Cilacap juga meningkatkan pelayanan kepada masyarakat menjelang Operasi Patuh Candi 2026. Salah satunya melalui program SIM Keliling yang akan digelar secara masif selama satu bulan penuh.

Layanan tersebut dijadwalkan hadir di berbagai titik wilayah Kabupaten Cilacap guna memudahkan masyarakat yang ingin memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) tanpa harus datang ke kantor Satpas.

David berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut sekaligus meningkatkan kesadaran untuk tertib berlalu lintas. Dengan kesiapan yang terus dimatangkan, Satlantas Polresta Cilacap berharap pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 dapat berjalan efektif dan mampu menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Cilacap.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, melengkapi surat-surat kendaraan, serta tidak melakukan aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain di jalan raya,” tutup David.

Baca juga  Cilacap, Kebumen, dan Purworejo Masuk Zona Merah Gelombang Tinggi, Simak Peringatan Dini BMKG Berikut Ini

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!