Pertandingan kedua Grup AA Babak 16 Besar Liga 4 Nasional 2026 Putaran Nasional yang mempertemukan Persikotas Tasikmalaya melawan Persibangga Purbalingga menyajikan duel sengit sejak menit awal.
Bertanding dalam tensi yang kian memanas, babak pertama harus menyudahi laga dengan skor kacamata 0-0.
Meski demikian, Laskar Panglima Besar Jenderal Soedirman mendapatkan keuntungan besar setelah satu pemain lawan diganjar kartu merah oleh wasit.
Tempo Sedang di Awal Laga
Memasuki lapangan hijau dengan jersey utama mereka, kedua tim langsung berusaha memegang kendali permainan. Persikotas Tasikmalaya tampil percaya diri dengan balutan jersey Biru-Biru-Biru. Sementara Persibangga Purbalingga meladeni lewat formasi solid berjersey Merah-Merah-Merah.
Pada 15 menit pertama, jalannya pertandingan cenderung berhati-hati. Baik Persikotas maupun Persibangga masih meraba-raba kelemahan lini pertahanan masing-masing. Alhasil, belum ada peluang berbahaya yang mengancam gawang kedua kesebelasan.
Memasuki menit ke-30, tempo permainan masih bertahan dalam ritme sedang. Disiplinnya lini belakang Persikotas membuat aliran bola Persibangga sering kali terputus di sepertiga akhir lapangan. Skor kacamata pun tetap tidak berubah hingga setengah jam laga berjalan.
Peluang Emas “Super Mane” dan Kartu Merah Persikotas
Kebuntuan hampir saja pecah berkat skema serangan apik yang dibangun oleh skuad Persibangga. Gelandang kreatif, Ilham Irhaz, melepaskan umpan daerah akurat yang membelah pertahanan Persikotas.
Bola matang tersebut berhasil diterima dengan baik oleh Afif Teguh. Sayangnya, eksekusi akhir dari pemain yang akrab dijuluki “Super Mane” ini masih melambung tipis di atas mistar gawang Persikotas Tasikmalaya.
Tensi pertandingan mulai mendidih saat memasuki menit ke-35. Benturan fisik antar pemain membuat wasit utama, Agus Fauzan Arifin asal Kabupaten Sleman, Yogyakarta, harus bekerja ekstra keras melerai kedua tim agar laga tetap kondusif.
Puncaknya terjadi ketika bek Persikotas, Ahmad Taufik, melakukan pelanggaran keras terhadap salah satu pemain pilar Persibangga Purbalingga.
Wasit Agus Fauzan tanpa ragu mencabut kartu kuning kedua yang otomatis berbuah kartu merah. Ahmad Taufik pun terpaksa mandi lebih cepat dan meninggalkan timnya bermain dengan 10 orang.
Drama Injury Time Babak Pertama
Unggul jumlah pemain membuat Persibangga semakin gencar menekan. Namun, keasyikan menyerang hampir menjadi petaka bagi mereka. Memasuki masa tambahan waktu ( injury time), Persikotas Tasikmalaya melancarkan skema serangan balik cepat yang sangat berbahaya.
Beruntung, gawang Persibangga yang dijaga Farros Kaka, masih suci dari kebobolan. Hingga peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama ditiup setelah injury time selama dua menit, papan skor tetap menunjukkan angka 0-0.
Konteks Lanjutan Babak Kedua
Hasil imbang tanpa gol di paruh pertama ini menjadi modal penting sekaligus pekerjaan rumah bagi pelatih Persibangga Purbalingga, Mohamad Irfan.
Keunggulan jumlah pemain di atas kertas wajib dimanfaatkan secara maksimal pada babak kedua untuk mengamankan poin penuh demi menjaga asa lolos dari Grup AA Liga 4 Nasional.
Sebaliknya, Persikotas diprediksi akan bermain lebih defensif demi mencuri satu poin berharga.
*Anda bisa melihat info lain di Instagram kami.



