Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Risalah > Pertanda Besar Hari Kiamat: Keluarnya Binatang dari Perut Bumi
Risalah

Pertanda Besar Hari Kiamat: Keluarnya Binatang dari Perut Bumi

Bahron Ansori
Terakhir diperbarui: 22 November 2025 06:29
Bahron Ansori
Membagikan
Tanda besar hari kiamat munculnya dabbatul ard
Pertanda Besar Hari Kiamat akan muncul Binatang dari Perut Bumi. (Sumber: freepik.com)
Membagikan

Salah satu tanda besar kiamat yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan hadis adalah keluarnya binatang dari perut bumi, yang dikenal sebagai Dabbatul Ard (دَابَّةُ الْأَرْضِ). Binatang ini akan muncul pada akhir zaman untuk memberikan kesaksian terhadap manusia terkait keimanan dan kekafiran mereka. Fenomena ini merupakan salah satu dari sepuluh tanda besar kiamat yang akan terjadi setelah munculnya Dajjal dan sebelum matahari terbit dari barat.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an, “Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka bahwa manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami.” (Qs. An-Naml: 82). Ayat ini menunjukkan bahwa ketika manusia semakin jauh dari keimanan, Allah akan mengeluarkan binatang dari bumi sebagai peringatan terakhir sebelum hari kiamat benar-benar tiba.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya tanda-tanda kiamat pertama yang akan muncul adalah terbitnya matahari dari barat dan keluarnya binatang kepada manusia pada waktu dhuha. Salah satu dari keduanya akan segera disusul oleh yang lain dalam waktu yang berdekatan.” (HR. Muslim). Hadis ini menegaskan bahwa keluarnya binatang dari bumi merupakan peristiwa besar yang terjadi sebelum kiamat.

Baca juga  Darah Mengucur Dihajar Kaum Quraisy, Inilah Sosok Sahabat Nabi yang Nyalinya Tak Ciut Baca Al-Quran di Depan Ka'bah

Para ulama berbeda pendapat mengenai bentuk dan sifat Dabbatul Ard. Sebagian menyebutkan bahwa ia adalah makhluk besar dengan bentuk yang aneh, memiliki kemampuan berbicara, dan akan membawa tanda-tanda bagi orang beriman maupun kafir. Namun, detail pasti tentang bentuknya tetap menjadi misteri, karena yang lebih penting adalah hikmah dari kemunculannya.

Dabbatul Ard bukan sekadar binatang biasa, melainkan makhluk yang memiliki tugas penting di akhir zaman. Ia akan berbicara kepada manusia dan memberikan cap tanda bagi mereka. Orang beriman akan ditandai dengan cahaya di wajah mereka, sedangkan orang kafir akan ditandai dengan kegelapan. Hal ini menunjukkan bahwa masa ujian telah berakhir dan tidak ada lagi kesempatan untuk bertobat.

Kemunculan binatang ini merupakan indikasi bahwa keimanan manusia telah mencapai titik nadir. Mereka lebih memilih kebatilan daripada kebenaran, sehingga Allah mengirim tanda nyata sebagai penegasan siapa yang beriman dan siapa yang kafir. Ini merupakan bentuk peringatan terakhir sebelum kiamat terjadi.

Beberapa riwayat menyebutkan bahwa Dabbatul Ard akan muncul di Makkah, tepatnya dari Ka’bah atau di sekitar Masjidil Haram. Ada pula yang berpendapat bahwa ia akan muncul dari tempat lain di bumi. Meskipun tempat pastinya belum dapat dipastikan, kemunculannya akan menjadi peristiwa global yang dilihat oleh seluruh umat manusia.

Baca juga  Dahulu Pemimpin Menangis karena Takut Hisab, Kini Sibuk Urus Fasilitas: Simak 7 Adab yang Mulai Hilang

Keluarnya Dabbatul Ard akan terjadi setelah tanda-tanda besar lainnya mulai muncul, seperti terbitnya matahari dari barat, fitnah Dajjal, serta turunnya Nabi Isa AS. Ini menandakan bahwa dunia telah memasuki fase akhir sebelum kehancuran total.

Tugas utama Dabbatul Ard adalah memberikan tanda kepada manusia sesuai dengan keimanan mereka. Orang yang selama hidupnya beriman kepada Allah akan diberikan cahaya di wajah mereka, sementara mereka yang mengingkari ayat-ayat Allah akan diberi tanda gelap sebagai bentuk cap kekufuran. Dengan demikian, pada saat itu tidak ada lagi keraguan tentang siapa yang beriman dan siapa yang tidak.

Setelah keluarnya Dabbatul Ard, pintu taubat akan tertutup. Ini sesuai dengan hadis Rasulullah ﷺ yang menyebutkan bahwa ketika tanda-tanda besar kiamat telah muncul, iman seseorang yang baru saja mengaku beriman tidak akan lagi diterima. Hal ini menunjukkan bahwa masa ujian telah berakhir, dan manusia tinggal menunggu ketetapan Allah.

Fenomena ini mengingatkan kita agar tidak menunda-nunda keimanan dan amal shalih. Jika manusia tetap dalam kelalaian dan terus menunda untuk kembali kepada Allah, mereka bisa saja termasuk dalam golongan yang akan menerima tanda kekufuran saat Dabbatul Ard muncul. Oleh karena itu, kita harus senantiasa berpegang teguh pada agama Allah sebelum terlambat.

Baca juga  Saat Peringatan Hari Kiamat Tak Lagi Dianggap Menakutkan

Sebagai seorang muslim, kita harus memahami bahwa tanda-tanda kiamat bukan sekadar fenomena luar biasa, tetapi juga peringatan agar kita lebih meningkatkan keimanan dan ketaatan kepada Allah. Hendaknya kita tidak terjebak dalam kehidupan duniawi yang melalaikan, melainkan mempersiapkan diri dengan amal shalih agar termasuk dalam golongan yang mendapat cahaya keimanan.

Keluarnya Dabbatul Ard merupakan salah satu tanda besar kiamat yang menunjukkan bahwa dunia telah memasuki fase akhir sebelum kehancuran total. Binatang ini akan berbicara kepada manusia, memberi tanda keimanan bagi orang beriman, dan tanda kekufuran bagi mereka yang ingkar. Setelah itu, tidak ada lagi kesempatan untuk bertobat. Oleh karena itu, kita harus senantiasa memperkuat iman, mendekatkan diri kepada Allah, dan tidak menunda-nunda amal shalih sebelum datangnya masa di mana taubat tidak lagi diterima.

Semoga kita semua termasuk dalam golongan yang mendapatkan cahaya keimanan di akhir zaman. Aamiin.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:akhir zamandajjalkiamat
Artikel Sebelumnya apel Apel Hari Santri di Banyumas, Ini Perhatian Khusus Bupati Apel Hari Santri di Banyumas, Ini Perhatian Khusus Bupati
Artikel Selanjutnya dsc 8346 scaled 1 Cilacap Siapkan Command Center dan Super Apps untuk Wujudkan Pemerintahan Super Transparan Cilacap Siapkan Command Center dan Super Apps untuk Wujudkan Pemerintahan Super Transparan
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Isra Miraj, siswa SRMP bersihkan Masjid
BanjarnegaraRisalah

Peringati Isra Miraj, Siswa SRMP 27 Banjarnegara Bersihkan Masjid, Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini

Oleh Syarif TM
Muslim
Risalah

Ironi Muslim Zaman Now: Fasih Bicara Agama Tapi Berat Melangkah ke Sajadah

Oleh Bahron Ansori
Sahabat nabi
Risalah

Darah Mengucur Dihajar Kaum Quraisy, Inilah Sosok Sahabat Nabi yang Nyalinya Tak Ciut Baca Al-Quran di Depan Ka’bah

Oleh Bahron Ansori
Kiamat
Risalah

‘Panggilan Cinta dari Langit’ untuk Kita yang Terlalu Sibuk dengan Dunia Padahal Kiamat Sudah di Depan Mata

Oleh Bahron Ansori
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?