Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Risalah > 5 Rahasia Menjadi Pemimpin yang Dicintai Allah dan Manusia
Risalah

5 Rahasia Menjadi Pemimpin yang Dicintai Allah dan Manusia

Bahron Ansori
Terakhir diperbarui: 27 November 2025 10:02
Bahron Ansori
Membagikan
5 Rahasia Menjadi Pemimpin yang Dicintai Allah dan Manusia
Rahasia Menjadi Pemimpin yang Dicintai Allah dan Manusia. (Sumber: Freepik.com)
Membagikan

Menjadi pemimpin yang dicintai Allah dan manusia bukanlah hal mustahil. Setiap langkah kepemimpinan dimulai dari hati yang bersih dan niat yang benar. Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap pemimpin adalah penjaga dan akan dimintai pertanggungjawaban atas yang ia pimpin. Karena itu, kepemimpinan selalu dimulai dari kesadaran bahwa amanah bukan kehormatan, tapi beban yang harus dipertanggungjawabkan.

Niat yang lurus membuat pemimpin memiliki energi kebaikan yang terpancar dalam setiap keputusannya. Ia tidak mencari pujian, tapi ridha Allah yang menjadi tujuan utamanya. Al-Qur’an menegaskan bahwa amal apa pun bergantung pada ketulusan hati. Dengan niat yang benar, pemimpin tidak akan mudah goyah oleh kritik maupun godaan dunia.

Rahasia pertama menjadi pemimpin yang dicintai adalah adil dalam semua keadaan. Keadilan adalah sifat yang diperintahkan Allah dalam QS. An-Nahl: 90 yang menegaskan bahwa Allah memerintahkan untuk berlaku adil. Pemimpin yang adil akan dihormati karena tidak memihak pada kepentingan pribadi. Ulama mengatakan, “Keberkahan negeri dibangun atas keadilan pemimpinnya.”

Keadilan seorang pemimpin terlihat dari cara ia menimbang masalah. Ia tidak tergesa-gesa dalam memutuskan, dan selalu melihat fakta sebelum mengambil tindakan. Rasulullah SAW bersabda bahwa pemimpin adil adalah salah satu dari tujuh golongan yang akan mendapat naungan Allah pada hari kiamat. Hal ini menunjukkan betapa mulianya sifat adil di sisi Allah.

Baca juga  Sok Sibuk Tapi Nggak Ada yang Selesai, Ini Pertanda Apa?

Rahasia kedua adalah memiliki kasih sayang terhadap rakyat yang dipimpin. Pemimpin yang penyayang tidak akan kasar dalam tutur kata dan tindakan. Allah berfirman dalam QS. Ali Imran: 159 bahwa seandainya Rasulullah bersikap keras dan berhati kasar, niscaya manusia akan menjauh darinya. Karena itu, kelembutan adalah senjata sosial yang membuat pemimpin dicintai.

Kelembutan bukan berarti lemah atau mudah dipengaruhi. Sebaliknya, itu adalah kekuatan yang membuat seorang pemimpin mampu masuk ke hati manusia tanpa paksaan. Umar bin Khattab yang dikenal tegas pun sering menangis ketika melihat kesusahan rakyatnya. Kelembutan membuat pemimpin menjadi sosok yang dirindukan, bukan ditakuti.

Rahasia ketiga adalah jujur dan amanah dalam tugas apa pun. Kejujuran adalah fondasi semua hubungan manusia, termasuk hubungan pemimpin dengan rakyat. Rasulullah SAW dijuluki Al-Amin, orang yang paling terpercaya, bahkan sebelum beliau diangkat menjadi nabi. Pemimpin yang jujur akan otomatis dihormati, meski ia tidak pernah meminta dihormati.

Amanah adalah kualitas yang membuat seorang pemimpin dapat dipercaya dalam mengelola sesuatu yang bukan miliknya. Pepatah ulama mengatakan bahwa hancurnya suatu bangsa dimulai dari rusaknya amanah pemimpin. Al-Qur’an dalam QS. Al-Mu’minun: 8 menyebutkan bahwa orang beriman adalah mereka yang menjaga amanah-amanahnya. Maka pemimpin amanah adalah pemimpin yang selaras dengan ciri utama orang beriman.

Baca juga  Begini Cara Musuh Islam Menghancurkan Generasi Muda

Rahasia keempat adalah bersikap tegas dalam kebenaran. Tegas berarti tidak goyah oleh tekanan, tidak takut ancaman, dan tidak tergoda rayuan dunia. Rasulullah SAW bersabda bahwa janganlah seseorang takut kepada manusia sehingga ia meninggalkan kebenaran. Pemimpin yang tegas akan selalu dihormati karena ketegasan lahir dari keberanian moral, bukan kemarahan.

Ketegasan membuat aturan berjalan dengan baik, dan ketertiban sosial dapat terjaga. Namun ketegasan yang dicintai Allah adalah ketegasan yang tetap dibingkai akhlak, bukan emosi. Umar bin Abdul Aziz menjadi teladan bagaimana ketegasan dapat hidup berdampingan dengan kelembutan dan keadilan. Itulah yang membuat rakyat mencintai kepemimpinannya hingga hari ini.

Rahasia kelima adalah rendah hati dalam setiap keadaan. Kerendahan hati membuat seorang pemimpin tidak mudah sombong dengan jabatan atau pujian. Allah mencintai hamba-hamba yang tidak angkuh, sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Furqan: 63 tentang sifat “hamba-hamba Allah Yang Maha Penyayang”. Pemimpin yang rendah hati akan selalu dekat dengan rakyat dan dicintai karena kesederhanaannya.

Rendah hati bukan berarti pemimpin tidak memiliki kewibawaan. Justru kerendahan hati membuat pemimpin dihormati lebih dalam, karena hormat itu lahir dari ketulusan rakyat, bukan rasa takut. Imam Syafi’i berkata bahwa kemuliaan seseorang akan tampak ketika ia rendah hati kepada manusia. Pemimpin seperti ini selalu dikenang meski ia telah pergi.

Baca juga  Apa Saja Fenomena Akhir Zaman yang Sudah Terlihat Saat Ini? 

Pemimpin yang dicintai Allah dan manusia adalah pemimpin yang selalu bersyukur dan tidak lupa berdoa. Doa adalah sumber kekuatan batin yang membuat pemimpin tetap tegak ketika ujian datang. Rasulullah SAW mengajarkan banyak doa tentang memohon bimbingan, hidayah, dan kekuatan memimpin. Doa membuat pemimpin tidak merasa sendirian dalam memikul amanah besar.

Akhirnya, pemimpin yang dicintai Allah adalah pemimpin yang berusaha memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk umat. Ia mengikuti sabda Rasulullah SAW bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Kepemimpinan seperti ini bukan hanya dihormati di dunia, tapi juga bernilai tinggi di sisi Allah. Inilah pemimpin yang kehadirannya membawa cahaya, dan kepergiannya meninggalkan teladan.

 

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:kepemimpinan
Artikel Sebelumnya Teti Aklamasi Penuh! Teti Rohatiningsih Resmi Pimpin Golkar Cilacap 2025–2030, Bidik Kemenangan Pemilu 2029
Artikel Selanjutnya Cek Penerima BLT Kesra Cara Cek Penerima BLT Kesra November 2025 Lewat HP dengan Mudah
Caps academy
Caps
IMG-20251124-WA0000

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Hilangkan sifat malas dalam ibadah
Risalah

7 Cara Menghilangkan Sifat Malas dalam Ibadah

Oleh Bahron Ansori
UAS
CilacapRisalah

UAS Safari Dakwah di Alun-alun Cilacap, Jamaah Membludag

Oleh Faiz Ardani
Fenomena akhir zaman kiamat
Risalah

Apa Saja Fenomena Akhir Zaman yang Sudah Terlihat Saat Ini? 

Oleh Bahron Ansori
Kiat Membangun Rumah Tangga Sakinah Mawaddah Rahmah
Risalah

7 Kiat Membangun Rumah Tangga Sakinah Mawaddah Warahmah

Oleh Bahron Ansori
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?