Aklamasi Penuh! Teti Rohatiningsih Resmi Pimpin Golkar Cilacap 2025–2030, Bidik Kemenangan Pemilu 2029. Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Cilacap resmi menetapkan Teti Rohatiningsih sebagai Ketua DPD Golkar Cilacap periode 2025–2030. Ia terpilih secara aklamasi menggantikan Sindy Syakir, setelah seluruh dukungan konsolidasi internal mengerucut pada satu nama.
Penetapan ini berlangsung di Aston Hotel Cilacap, Rabu (26/11/2025), dan dihadiri langsung Ketua DPD Golkar Jawa Tengah Mohamad Saleh beserta jajaran pengurus.
Kehadiran ratusan peserta Musda menambah atmosfer meriah dalam momen penting ini. Antusiasme kader menggambarkan optimisme baru bagi arah kepemimpinan Partai Golkar di Kabupaten Cilacap lima tahun ke depan.

Teti Perkuat Konsolidasi Struktur dari Kabupaten hingga Desa
Teti yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI mengungkapkan rasa syukur sekaligus komitmen untuk memperkuat roda organisasi.
“Ucapan-ucapan amanah yang diberikan, dititipi oleh Ketua Umum dan ditindaklanjuti oleh provinsi, harus bisa kami jawab ke depan. Ini tidak mudah, tetapi saya percaya, dengan teamwork yang solid, Golkar Cilacap bisa semakin maju,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, Teti menegaskan fokus utama pada konsolidasi struktur partai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.
“Pertama, saya konsolidasi internal dulu. Kita evaluasi struktur dan memperkuat organisasi dari kabupaten, kecamatan hingga desa. Semua harus solid,” tegasnya.

Target Politik: Menang Pemilu dan Gaet Pemilih Gen Z
Teti menempatkan Pemilu 2029 sebagai tujuan strategis yang harus diraih dengan kerja terencana.
“Target kami untuk Pemilu 2029 adalah minimal dua kursi DPR RI dan kursi terbanyak di DPRD Kabupaten Cilacap,” ungkapnya penuh keyakinan.
Tak hanya basis tradisional, Golkar Cilacap juga akan memperluas jangkauan pada generasi muda.
“Sasaran utama kita adalah Gen Z. Kita harus masuk lewat digitalisasi, aplikasi modern, dan pendekatan kreatif agar Golkar diterima generasi muda,” jelasnya.

Optimalisasi Anggaran dan Jabatan Strategis
Selain penguatan basis politik, Teti menjabarkan pentingnya evaluasi serapan anggaran dan program tepat sasaran.
“Kita akan susun program kerja komprehensif sesuai kebutuhan lapangan, sehingga serapan anggaran tepat sasaran,” tuturnya.
Mengenai struktur partai, termasuk posisi Ketua Harian, ia menyebutkan bahwa segala opsi terbuka sesuai kebutuhan efektivitas kerja.
“Boleh saja ada ketua harian kalau memang dibutuhkan untuk efektivitas kerja,” imbuhnya.
Seruan Kebersamaan
Teti mengajak seluruh kader untuk bersatu dalam membangun partai lebih dekat dengan masyarakat.
“Ini amanah besar. Mohon dukungan dan kritik yang membangun. Kita bangun Golkar Cilacap menjadi lebih baik, lebih kuat, dan lebih dekat dengan rakyat,” tutupnya.
Musda XI yang diikuti sekitar 500 peserta ini menjadi tonggak awal babak baru perjalanan politik Golkar di Kabupaten Cilacap.





