ADA yang menarik dari kegiatan wisuda yang dilakukan di Sasana Bhakti Praja Setda Banjarnegara, Selasa (16/12/2025). Bukan para mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut, tetapi 94 lansia dari Sekolah Lansia Bina Keluarga Lansia (BKL) Istiqomah Kelurahan Kutabanjarnegara yang ikut dalam wisuda tersebut.
Wisuda dilakukan sekolah lansia setelah para peserta menjalani dan penyelesaikan pendidikan nonformal yang sengaja dikhususnya untuk para lansia. Dari 94 peserta wisuda, ada 39 peserta menyelesaikan pembelajaran Standar 1 (S1), 34 peserta lulus Standar 2 (S2), dan 21 peserta menuntaskan Standar 3 (S3). Wisudawan tertua tercatat atas nama Suwarlijah Chasani (84) dari tingkat S1.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat, ditandai dengan pemindahan kuncir toga sebagai simbol kelulusan. Wisuda tingkat S1 dipimpin oleh Staf Ahli Bupati Banjarnegara, tingkat S2 oleh perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, sementara tingkat S3 dipimpin langsung oleh pengelola BKL Istiqomah.
Sekolah Lansia Jadi Ruang Belajar Sepanjang Hayat
Ketua Panitia Wisuda, Rubiana Islam Kartini, menjelaskan bahwa Sekolah Lansia BKL Istiqomah dibentuk sebagai tindak lanjut dari Surat Kepala Dispermades PPKB Kabupaten Banjarnegara tertanggal 3 November 2022.
“Sekolah lansia memberikan pendidikan nonformal berupa informasi dan pelatihan, baik teori maupun praktik, terkait tujuh dimensi lansia tangguh. Mulai dari aspek spiritual, fisik, emosional, sosial kemasyarakatan, profesional, hingga lingkungan,” katanya.
Selain itu, pembelajaran juga mencakup penguatan delapan fungsi keluarga serta pendampingan perawatan jangka panjang bagi lansia yang rentan.
Antusiasme Tinggi, Puluhan Calon Peserta Antre Daftar
Rubiana menambahkan, keberadaan Sekolah Lansia Istiqomah mendapat sambutan positif dari masyarakat. Tingginya minat ditunjukkan dengan jumlah calon peserta yang terus bertambah.
“Hingga saat ini, sudah ada 62 calon siswa lansia yang mengantre untuk mengikuti kegiatan pembelajaran di BKL Istiqomah,” katanya.

Dukungan Penuh dari BKKBN Jawa Tengah
Perwakilan Tim Kerja KSPK BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Evi Nur Hikmawati, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap penyelenggaraan Sekolah Lansia Istiqomah. Menurutnya, program ini memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga lansia.
“Melalui pembelajaran berkelanjutan, sekolah lansia mendorong kemandirian serta peningkatan kualitas hidup lansia secara menyeluruh,” ujarnya.
Pesan Pemkab Banjarnegara: Belajar Tak Mengenal Usia
Staf Ahli Bupati Banjarnegara Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Barijadi, mengaku bangga atas terselenggaranya wisuda tersebut. Ia menilai sekolah ini menjadi bukti nyata bahwa proses belajar berlangsung sepanjang hayat.
“Angka harapan hidup di Banjarnegara sekitar 74 tahun. Kehadiran wisudawan berusia 84 tahun hari ini membuktikan bahwa semangat belajar tidak dibatasi oleh usia,” katanya.
Ia berharap, melalui Sekolah Lansia BKL Istiqomah, para lansia dapat menjalani masa tua yang sehat, mandiri, aktif bersosialisasi, serta bahagia dan sejahtera bersama keluarga.
Didukung Tenaga Pengajar Berpengalaman
Sekolah Lansia Istiqomah saat ini didukung oleh empat narasumber dan dosen tetap, yakni Sri Trisnainingsih sebagai Kepala Sekolah, Sri Widayati Aniek Suprapti sebagai wali kelas, Ani Wijayati sebagai dosen, serta Sri Helmi Asmilla selaku sekretaris merangkap dosen. Pembinaan program dilakukan oleh Asih Sri Rahayu, Kepala Balai Penyuluhan KB Kecamatan Banjarnegara.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan wisuda juga dimeriahkan dengan bazar hasil praktik pembelajaran, menampilkan berbagai karya dan produk kreatif para peserta Sekolah Lansia Istiqomah.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







