Keren!, AMBB Batalkan Deklarasi, Dana Dialihkan untuk Bangun Masjid di Banjarnegara

Syarif TM
AMBB memilih mengalihkan anggaran deklarasi untuk membangun masjid. (dok. AMBB)

LANGKAH berbeda ditunjukkan Aliansi Masyarakat Banjarnegara Bersatu (AMBB) dalam memulai kiprahnya sebagai organisasi masyarakat. Alih-alih menggelar seremoni deklarasi besar, AMBB memilih mengalihkan anggaran kegiatan untuk membantu pembangunan Masjid Jami Baiturrahman di Dusun Peduli, Desa Sokayasa, Kecamatan Banjarnegara, Rabu (13/5/2026).

Bantuan yang disalurkan berupa 3.000 bata merah, 139 sak semen, pasir berosok, pasir halus, hingga empat dump truck batu split. Selain material bangunan, anggota AMBB juga menyerahkan donasi tunai hasil swadaya lebih dari Rp2 juta guna mempercepat proses pembangunan masjid.

Ketua AMBB, Sapto Ary, mengatakan keputusan membatalkan deklarasi diambil sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus komitmen organisasi untuk hadir langsung membantu masyarakat.

“Daripada dana habis untuk kegiatan seremoni, kami sepakat lebih baik digunakan membantu pembangunan masjid yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat luas,” ujarnya.

AMBB Ingin Satukan Berbagai Elemen Masyarakat

Sapto menjelaskan, AMBB dibentuk dengan semangat persatuan dan kolaborasi lintas kelompok masyarakat di Banjarnegara. Organisasi tersebut, kata dia, ingin menjadi wadah kebersamaan untuk mendukung pemerintah dan menjaga kondusivitas daerah.

Baca juga  Detik-detik Mobil Buah Mundur Hantam Bangunan di Kalibombong Banjarnegara

Menurutnya, anggota organisasi yang dipimpinnya berasal dari berbagai unsur, mulai dari organisasi masyarakat, komunitas sosial, hingga pelaku usaha.

“Kami ingin mempersatukan masyarakat Banjarnegara dari berbagai latar belakang. Meski berbeda-beda, tujuannya tetap sama, yaitu bersama-sama membangun Banjarnegara,” katanya.

Ia menilai organisasi masyarakat seharusnya mampu menghadirkan manfaat nyata dan menjadi perekat sosial di tengah masyarakat.

Pembangunan Masjid Baru Capai 40 Persen

Sementara itu, Sekretaris Desa Sokayasa yang juga pengurus pembangunan Masjid Jami Baiturrahman, Nurkholis, mengungkapkan pembangunan masjid membutuhkan anggaran sekitar Rp1,7 miliar.

Namun hingga kini, progres pembangunan baru mencapai sekitar 40 persen akibat keterbatasan dana.

“Awalnya kami menargetkan pembangunan selesai sebelum Ramadan, tetapi kondisi pendanaan belum memungkinkan. Bantuan dari AMBB sangat membantu dan mudah-mudahan bisa memotivasi masyarakat lain untuk ikut bersedekah,” ujarnya.

Pemkab Banjarnegara Apresiasi Langkah AMBB

Apresiasi terhadap langkah sosial AMBB juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara melalui Kepala Kesbangpolinmas, Isak Danial Alloys, yang hadir mewakili Bupati Banjarnegara.

Menurutnya, organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Baca juga  Bukan Sekadar Kuliner, Dawet Ayu Kini Jadi Simbol Sejarah 455 Tahun Banjarnegara

“Visi yang dibangun organisasi sangat positif karena ingin berkontribusi untuk kemajuan Banjarnegara. Namun pembangunan hanya bisa berjalan baik jika masyarakat tetap rukun dan damai,” katanya.

Pihaknya berharap organisasi ini terus memperkuat kegiatan sosial dan segera melengkapi legalitas organisasi agar sinergi dengan pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum dapat berjalan optimal.

*Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!