Informasi terkait dugaan gempa bumi lokal yang hanya dirasakan warga Desa Bantar, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, viral di media sosial pada Selasa (17/2/2026). Warga melaporkan adanya guncangan yang terjadi berulang sejak 10 Februari 2026.
Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Bantar Kecamatan Wanayasa, Eko Purwanto, membenarkan adanya laporan dari masyarakat terkait guncangan tersebut. Ia menyebut, getaran pertama dirasakan pada 10 Februari 2026 sekitar pukul 20.00 WIB, kemudian kembali terjadi pada dini hari sekitar pukul 00.00 WIB.
” Pada 11 Februari terasa sampai tiga kali. Bahkan sampai 16 Februari 2026 pukul 23.00 WIB, warga masih merasakan guncangan,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Menurut Eko, jenis guncangan yang dirasakan warga berbeda dari gempa pada umumnya. Getaran tidak terasa bergoyang, melainkan seperti tanah amblas ke bawah. Kondisi tersebut membuat masyarakat merasa waswas.
“Semalam terjadi tiga kali. Masyarakat sangat khawatir dan berharap segera ada jawaban dari pihak terkait atas kejadian ini,” katanya.

Eko berharap penyebab dan sumber guncangan dapat segera diketahui agar warga tidak terus diliputi kepanikan.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Aji Piluroso, melalui Kepala Bidang Darurat dan Logistik, Raib menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari Pemerintah Desa Bantar terkait dugaan gempa lokal tersebut.
“BPBD Banjarnegara sudah menerima laporan dan menerjunkan tim ke lokasi. Kami juga sudah berkoordinasi dengan BMKG. Namun berdasarkan informasi sementara, belum terdeteksi adanya aktivitas kegempaan di wilayah tersebut,” jelasnya.
BPBD mengimbau masyarakat Desa Bantar dan sekitarnya untuk tetap tenang serta tidak panik sambil menunggu hasil penelusuran lebih lanjut dari tim di lapangan.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!




