Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banjarnegara > Konservasi, 29 Ribu Pohon Ditanam dan 30 Ribu Benih Ikan Ditebar di DAS Serayu
Banjarnegara

Konservasi, 29 Ribu Pohon Ditanam dan 30 Ribu Benih Ikan Ditebar di DAS Serayu

Syarif TM
Terakhir diperbarui: 10 Desember 2025 17:47
Syarif TM
Membagikan
Tanam pohon untuk konservasi
SM PT Indonesia Power UBP Mrica bersama Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup Banjarnegara saat melakukan penanaman pohon untuk konservasi. (Syarif/SB)
Membagikan

UPAYA penyelamatan lingkungan di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Serayu kembali digencarkan melalui gerakan konservasi lintas lembaga. Sebanyak 29 ribu pohon dan 30 ribu benih ikan ditebar di kawasan Waduk PLTA Mrica dan desa-desa rawan longsor, Rabu (10/12/2025).

Contents
  • Konservasi Program Jangka Panjang Selamatkan DAS Serayu
  • Lahan Hulu Rusak, Sedimentasi Waduk Semakin Parah
  • Banjarnegara 70 Persen Rawan Bencana
  • Fokus pada Desa-Desa Rawan Longsor

Aksi kolaboratif ini melibatkan PLN Indonesia Power UBP Mrica, Forkopimda, Forkopimcam, Serayu Network, serta perwakilan 15 desa di zona hulu dan tengah DAS Serayu yang selama ini menjadi penyumbang terbesar sedimentasi waduk.

Konservasi Program Jangka Panjang Selamatkan DAS Serayu

Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Mrica, Nazrul Very Andhi, menegaskan bahwa pemulihan DAS Serayu merupakan program berkelanjutan dan tidak boleh berhenti.

“Kami terus menjaga agar DAS Serayu tetap lestari. Tahun ini kami menanam 19 ribu tanaman kopi dan aren, serta 10 ribu bibit jabon,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemilihan pohon jabon dilakukan karena memiliki akar kuat dan dapat dipanen dalam tiga tahun, sehingga memberi manfaat ekologis sekaligus ekonomi bagi masyarakat.

Baca juga  Bangun Kandang Ayam di Lahan Sempit, Cara Rutan Banjarnegara dalam Ketahanan Pangan

Selain penanaman, PLN juga menebar 30 ribu benih ikan mulai dari grastaf hingga nilam guna menjaga keseimbangan ekosistem perairan di DAS Serayu.

Lahan Hulu Rusak, Sedimentasi Waduk Semakin Parah

Kerusakan lahan hulu menjadi penyebab utama penumpukan sedimentasi di Waduk PLTA Mrica. Karena itu, penanaman tanaman berkakar kuat dinilai menjadi langkah strategis mengurangi degradasi lahan.

“Kami suplai bibit ke desa-desa rawan untuk menahan risiko longsor dan erosi yang terus meningkat,” kata Nazrul.

Banjarnegara 70 Persen Rawan Bencana

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup Banjarnegara, Herrina Indri Hastuti, menyebut aksi konservasi ini lahir dari kesadaran kolektif masyarakat.

“Lebih dari 70 persen wilayah Banjarnegara rawan bencana. Karena itu, lingkungan harus kita jaga agar risiko bencana bisa dikendalikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, penanganan kerusakan DAS Serayu tidak bisa hanya dilakukan pemerintah daerah. Kolaborasi besar lintas lembaga dibutuhkan, termasuk dorongan agar penanganan DAS Serayu bisa masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Fokus pada Desa-Desa Rawan Longsor

Perwakilan Serayu Network, Maman Fansyah, menyebutkan bahwa konservasi diarahkan pada desa-desa dengan tingkat kerawanan longsor tinggi seperti Suwidak, Wanayasa, Kalibening, Karangkobar, dan Pagentan.

Baca juga  Relawan Sibat PMI Madukara Galang Rp 15 Juta untuk Korban Longsor Situkung

“Material longsor dari wilayah tersebut masuk ke Sungai Merawu dan menjadi sedimentasi waduk. Karena itu fokus distribusi bibit kami arahkan ke sana,” katanya.

Menurut Maman, program konservasi ini memiliki tujuan ganda: memulihkan lingkungan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat melalui hasil panen kopi dan aren.

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:berita banjarnegaraDAS Serayukonservasipt indonesia power
Artikel Sebelumnya DPRD Purbalingga Ketua DPRD Purbalingga Pimpin Evaluasi Pelaksanaan APBD 2025
Artikel Selanjutnya Kunjungan siswa SMK Undip Jadi Saksi: Begini Cara Gus Yasin Menyulut Semangat Belajar Siswa SMK
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Rapat MBG dan Validasi data penerima manfaat
Banjarnegara

Rakor MBG Digelar, Pemkab Banjarnegara Tekankan Akurasi Data Penerima Manfaat

Oleh Syarif TM
Isra Miraj, siswa SRMP bersihkan Masjid
BanjarnegaraRisalah

Peringati Isra Miraj, Siswa SRMP 27 Banjarnegara Bersihkan Masjid, Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini

Oleh Syarif TM
Gus Mikh
Banjarnegara

Makna Isra Miraj 1447 H: Gus Mikh Banjarnegara Ajak Umat Jadikan Salat sebagai Penguat Iman di Era Modern

Oleh Heri C
Evaluasi Kader JKN
BanjarnegaraKebumenPurbalingga

Kader JKN Disiapkan Lebih Profesional, BPJS Kesehatan Kebumen Gelar Evaluasi

Oleh Syarif TM
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?