Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banjarnegara > Dodo, Boneka Kecil yang Hadirkan Tawa di Tengah Pengungsian: Cara PMI Pulihkan Keceriaan Anak Korban Bencana
Banjarnegara

Dodo, Boneka Kecil yang Hadirkan Tawa di Tengah Pengungsian: Cara PMI Pulihkan Keceriaan Anak Korban Bencana

Syarif TM
Terakhir diperbarui: 23 November 2025 17:42
Syarif TM
Membagikan
Pengungsian
Dodo, Boneka Kecil yang Hadirkan Tawa di Tengah Pengungsian: Cara PMI Pulihkan Keceriaan Anak Korban Bencana (dok.PMI Banjarnegara)
Membagikan

BANYAK cara dalam memulihkan keceriaan anak-anak yang ada dalam tenda pengungsian, seperti yang dilakukan oleh tim Wash PMI yang hadir untuk memberikan keceriaan dan tawa bagi anak-anak di tengah pengungsian.

Contents
  • Cerita Dimulai dari Sebuah Ide Sederhana
  • Dodo Jadi Sahabat Baru Anak-Anak di Pengungsian
  • Edukasi yang Berubah Menjadi Terapi
  • Pulang dengan Hygiene Kit dan Senyum Lebar
  • Di Tengah Luka, Selalu Ada Harapan

Di tengah barisan tenda pengungsian yang berdiri di tanah becek dan aroma lembap yang tak kunjung hilang, tawa anak-anak kembali terdengar. Suara itu datang dari sebuah lingkaran kecil di mana puluhan anak duduk antusias, menunggu tokoh yang belakangan menjadi favorit mereka: Dodo, boneka tangan berwarna cerah yang selalu tampil dengan senyum lebar.

Dodo bukan sekadar boneka. Ia kini menjadi teman baru bagi anak-anak penyintas bencana, sekaligus jembatan bagi tim Wash PMI untuk mengajarkan pentingnya hidup bersih dan menjaga kesehatan. Di tengah hari-hari yang penuh ketidakpastian, boneka kecil ini hadir sebagai penghibur, guru, dan penyembuh bagi anak-anak di pengungsian.

Baca juga  Rutan Banjarnegara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Ajak Generasi Muda Bergerak dan Bersatu untuk Indonesia Maju

Cerita Dimulai dari Sebuah Ide Sederhana

Relawan Wash PMI Brebes, Safa’atulloh, tahu bahwa memberikan edukasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada anak-anak tidak bisa dilakukan dengan cara biasa. Kondisi psikologis mereka sedang rapuh, apalagi mereka yang saat ini tinggal di pengungsian, sebagian masih ketakutan setelah bencana yang merenggut rumah bahkan keluarga.

“Kami ingin membuat suasana yang ringan, yang bisa mendekatkan pesan kesehatan tanpa membuat mereka merasa seperti sedang diajari,” kata Safa’atulloh. Dari gagasan itu, Dodo lahir sebagai tokoh utama dalam sesi edukasi.

Metode yang digunakan tidak kaku. Mereka memakai cerita, gerak, permainan, dan trik sulap sederhana agar pesan-pesan penting seperti cara cuci tangan yang benar, kebersihan tubuh, hingga bahaya lingkungan kotor lebih mudah dipahami.

Dodo Jadi Sahabat Baru Anak-Anak di Pengungsian

Saat sesi dimulai, Dodo muncul dari balik panel kain, melambai-lambai dengan suara lucu yang disesuaikan oleh relawan. Seketika, wajah-wajah murung anak-anak yang berada di pengungsian berubah menjadi tawa.

Baca juga  Sempat Vakum Dua Tahun, Ligos SMAN 1 Sigaluh Kembali Digelar

“Anak-anak langsung tertarik. Mereka merasa Dodo berbicara langsung kepada mereka,” kata Safa’atulloh.

Dodo menunjukkan langkah cuci tangan yang benar melalui gerakan sederhana, membasahi tangan, menggosok telapak, dan punggung tangan, membersihkan sela-sela jari hingga kuku. Anak-anak pun menirukan dengan penuh semangat, seolah sedang bermain peran dengan sahabat baru mereka.

Pengungsian
Boneka Dodo menjadi satu sarana untuk menghibur sekaligus edukasi bagi anak-anak di pengungsian korban longsor Pandanarum. (dok.PMI Banjarnegara)

Edukasi yang Berubah Menjadi Terapi

Namun misi Dodo tidak berhenti pada edukasi. Bagi banyak anak, sesi ini menjadi ruang aman untuk melepaskan stres, mengurangi kecemasan, dan menata kembali rasa aman yang sempat hilang.

“Interaksi aktif dan sesi bermain ini membantu mengurangi tekanan emosional yang mereka alami. Mereka bisa tertawa, bergerak bebas, dan merasa diperhatikan,” jelasnya.

Di tengah pengungsian dan dalam situasi darurat yang penuh batasan, momen seperti ini menjadi sangat berharga. Anak-anak bisa kembali menjadi anak-anak bermain, tertawa, dan merasakan kebahagiaan sederhana.

Pulang dengan Hygiene Kit dan Senyum Lebar

Selesai bermain dengan Dodo, setiap anak mendapatkan hygiene kit berisi sabun mandi, sampo, sabun cuci, serta sikat dan pasta gigi. Paket sederhana ini melengkapi pesan edukasi yang telah mereka dapatkan sekaligus memberi dukungan nyata agar mereka dapat menjaga kebersihan di pengungsian.

Baca juga  PMI Banjarnegara Salurkan Bantuan Korban Tanah Gerak

Safa’atulloh berharap pendekatan ini dapat meninggalkan jejak positif. “Kami ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendirian. Ada yang peduli, ada yang menemani, dan ada ruang untuk tersenyum kembali,” katanya”

Di Tengah Luka, Selalu Ada Harapan

Di lokasi pengungsian, Dodo mungkin hanya boneka. Tapi bagi anak-anak yang kehilangan banyak hal akibat bencana, Dodo adalah lambang harapan kecil bahwa keceriaan masih bisa tumbuh meski di tempat yang tak terduga.

Dan di tangan para relawan PMI, harapan itu menjadi nyata, satu tawa kecil dalam satu waktu.

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:berita banjarnegarakorban longsorlongsor Paandanarumpengungsian
Artikel Sebelumnya John Herdman FIFA Series 2026: Indonesia Jadi Salah Satu Tuan Rumah
Artikel Selanjutnya Tujuan Shalat untuk mengingat Allah Dirikanlah Shalat untuk Mengingat Allah
ISRA MIRAJ
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Warga binaan dilatih keterampilan merajut
Banjarnegara

Merajut Harapan di Rutan Banjarnegara, Warga Binaan Dibekali Keterampilan Produktif

Oleh Syarif TM
jenang gula aren
Banjarnegara

Kisah Warga Sidakangen Banjarnegara Sukses Inovasi Jenang Gula Aren, Berawal Coba-coba Kini Banjir Pesanan

Oleh Heri C
Rapat MBG dan Validasi data penerima manfaat
Banjarnegara

Rakor MBG Digelar, Pemkab Banjarnegara Tekankan Akurasi Data Penerima Manfaat

Oleh Syarif TM
Isra Miraj, siswa SRMP bersihkan Masjid
BanjarnegaraRisalah

Peringati Isra Miraj, Siswa SRMP 27 Banjarnegara Bersihkan Masjid, Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini

Oleh Syarif TM
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?