PERSOALAN sampah dan sanitasi kerap menjadi tantangan besar dalam situasi darurat bencana. Hal itu juga terjadi di kawasan pengungsian korban longsor Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Banjarnegara. Merespons kondisi tersebut, PMI Kabupaten Banjarnegara bergerak cepat dengan menerjunkan Tim Water Sanitation and Hygiene (WASH) untuk memastikan lingkungan tetap bersih, aman, dan layak huni bagi para pengungsi longsor Pandanarum.
Sejak Longsor Pandanarum ditetapkannya status Tanggap Darurat Bencana, Tim WASH PMI langsung menyisir lokasi terdampak longsor serta area-area pengungsian komunal. Mereka melakukan pembersihan intensif di berbagai titik, termasuk lingkungan posko relawan, kamar mandi umum, hingga area aktivitas masyarakat.
Koordinator Relawan Pos PMI Banjarnegara, Heri Yulianto, menyebut Tim WASH merupakan tim terlatih yang selalu siap dimobilisasi dalam setiap kondisi darurat bencana. Mereka langsung melakukan tindakan cepat pada sejumlah posko serta titik pengungsian korban longsor Pandanarum.
“Tim ini terus bergerak menyisir berbagai titik di lokasi bencana longsor Pandanarum, mulai dari area pengungsian, posko, hingga fasilitas sanitasi. Mereka memastikan kebersihan tetap terjaga meskipun kondisi di lapangan sangat terbatas,” ujarnya.
Eco Enzyme dan Disinfektan untuk Kendalikan Penyakit
Heri menjelaskan bahwa selain membersihkan tumpukan sampah, Tim WASH juga melakukan penyemprotan eco enzyme dan disinfektan untuk menghambat perkembangan vektor penyakit. Langkah ini penting untuk mencegah potensi penularan penyakit di lokasi dengan konsentrasi pengungsi cukup tinggi.
“Penyemprotan kami lakukan untuk mengendalikan vektor penyakit yang dapat mengganggu kesehatan para pengungsi. Ini menjadi prioritas utama mengingat banyaknya keluarga yang tinggal di area komunal,” jelasnya.
Tantangan: Sampah Menumpuk dan Personel Terbatas
Meski bergerak cepat, Tim WASH menghadapi sejumlah tantangan. Banyaknya titik berkumpul, baik posko relawan maupun pengungsian, membuat volume sampah meningkat drastis. Kondisi ini menyulitkan proses pengumpulan karena keterbatasan personel serta terbatasnya trash bag yang digunakan sebagai wadah sampah.
“Volume sampah terus meningkat setiap hari. Kami membutuhkan lebih banyak trash bag agar proses pengumpulan dapat berjalan optimal,” ujar Heri.
Siapkan Sistem Pengolahan Sampah Mandiri di Longsor Pandanarum
Di tengah keterbatasan tersebut, PMI Banjarnegara mulai menyiapkan langkah lanjutan dalan penanganan sampah di lokasi longsor Pandanarum. Tim WASH saat ini merancang proses pengolahan dan pemusnahan sampah berbasis teknologi sederhana menggunakan mesin mandiri. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pengurangan sampah sekaligus menjaga kebersihan area pengungsian secara berkelanjutan.
“Sistem pengolahan sampah sederhana sedang kami persiapkan. Harapannya, sampah bisa diolah lebih cepat sehingga lingkungan pengungsian longsor Pandanarum ini tetap bersih dan sehat,” katanya.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen PMI Banjarnegara untuk memastikan layanan kebersihan, sanitasi, dan kesehatan masyarakat tetap berjalan optimal selama masa tanggap darurat.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!





