Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banjarnegara > Harga Cabai di Banjarnegara Naik hingga 100 Persen, Cuaca Ekstrem Jadi Penyebab Utama
BanjarnegaraEkonomi

Harga Cabai di Banjarnegara Naik hingga 100 Persen, Cuaca Ekstrem Jadi Penyebab Utama

Syarif TM
Terakhir diperbarui: 16 Desember 2025 19:54
Syarif TM
Membagikan
Harga Cabai
Harga cabai di pasar tradisional Banjarnegara mengalami kenaikan hingga 100 persen. (Syarif/SB)
Membagikan

HARGA cabai di Kabupaten Banjarnegara melonjak tajam dalam beberapa pekan terakhir. Di sejumlah pasar tradisional, kenaikan harga bahkan mencapai hingga 100 persen, terutama pada jenis cabai rawit merah. Kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah sentra pertanian disebut menjadi pemicu utama kenaikan harga tersebut.

Contents
  • Pasokan Seret, Petani Gagal Panen
  • Harga Cabai Naik, Daya Beli Turun, Omzet Pedagang Tergerus
  • Harga Diprediksi Masih Berpotensi Naik

Berdasarkan hasil pantauan di sejumlah pasar tradisional Banjarnegara, lonjakan harga cabai terjadi hampir di semua jenis. Cabai rawit merah atau yang dikenal sebagai cabai setan kini dijual hingga Rp100 ribu per kilogram, naik drastis dari harga sebelumnya sekitar Rp50 ribu per kilogram.

Sementara itu, cabai rawit hijau naik dari Rp40 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram, cabai hijau besar meningkat dari Rp35 ribu menjadi Rp45 ribu per kilogram, dan cabai merah keriting naik dari Rp60 ribu menjadi Rp65 ribu per kilogram.

Pasokan Seret, Petani Gagal Panen

Kenaikan harga tersebut dibenarkan oleh Sudi, pedagang cabai di Pasar Induk Banjarnegara. Ia menyebutkan, pasokan cabai dari petani menurun drastis akibat cuaca ekstrem yang menyebabkan banyak tanaman terserang penyakit.

Baca juga  Pencarian Korban Longsor Pandanarum Ditutup: 5 Korban Ditemukan, 11 Masih Hilang

“Sekarang stok cabai makin sedikit. Cuaca ekstrem bikin banyak tanaman cabai terserang penyakit dan gagal panen. Dampaknya langsung ke harga, terutama cabai rawit merah yang naik sampai dua kali lipat,” ujar Sudi, Selasa (16/12/2025).

Menurutnya, penurunan hasil panen petani sangat signifikan. Dalam kondisi normal, satu lahan cabai bisa menghasilkan sekitar lima hingga enam kuintal per masa panen. Namun saat ini, hasil panen hanya berkisar dua kuintal, atau turun hingga sekitar 75 persen.

Harga Cabai Naik, Daya Beli Turun, Omzet Pedagang Tergerus

Lonjakan harga cabai juga berdampak langsung pada pedagang. Sudi mengungkapkan, omzet penjualan cabai mengalami penurunan hingga 40 persen akibat menurunnya daya beli masyarakat.

“Kalau harga mahal, pembeli otomatis mengurangi belanja. Ada yang beli sedikit, bahkan ada yang batal beli. Cabai yang lama tidak laku malah ada yang busuk,” katanya.

Harga Diprediksi Masih Berpotensi Naik

Sudi memperkirakan, harga cabai masih berpotensi terus naik apabila kondisi cuaca ekstrem belum membaik dalam waktu dekat. Oleh karena itu, ia berharap pemerintah segera turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan pasokan.

Baca juga  Persibara vs Persikama Jadi Laga Pembuka Grup F Liga 4 PSSI Jateng

“Kami berharap ada sidak pasar dan operasi pasar supaya harga bisa ditekan. Apalagi menjelang akhir tahun, kebutuhan masyarakat meningkat dan harga bahan pokok lain juga mulai naik,” ujarnya.

Kenaikan harga cabai ini menambah daftar komoditas pangan yang terdampak cuaca ekstrem. Jika tidak segera diantisipasi, lonjakan harga dikhawatirkan akan semakin membebani masyarakat, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:berita banjarnegaraHarga cabainataru
Artikel Sebelumnya Liga 4 Jateng Persibas Banyumas Dapat Pelajaran Berharga dari Wonosobo
Artikel Selanjutnya Bupati Fahmi Bupati Fahmi dan Wabup Dimas Ziarah Makam Leluhur Purbalingga
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Rapat MBG dan Validasi data penerima manfaat
Banjarnegara

Rakor MBG Digelar, Pemkab Banjarnegara Tekankan Akurasi Data Penerima Manfaat

Oleh Syarif TM
Wagub Jateng dan caon investor air bersih asal China
EkonomiJateng

Air Bersih Boyolali Jadi Rebutan Investor China, Wagub Jateng Angkat Bicara

Oleh Nestya Zahra
Isra Miraj, siswa SRMP bersihkan Masjid
BanjarnegaraRisalah

Peringati Isra Miraj, Siswa SRMP 27 Banjarnegara Bersihkan Masjid, Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini

Oleh Syarif TM
Gus Mikh
Banjarnegara

Makna Isra Miraj 1447 H: Gus Mikh Banjarnegara Ajak Umat Jadikan Salat sebagai Penguat Iman di Era Modern

Oleh Heri C
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?