SEBUAH rumah milik Sugiman, warga Desa Babadan, RT 07 RW 03, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara, hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Rabu (14/1/2026) malam. Kebakaran diduga dipicu oleh tungku dapur yang ditinggalkan dalam kondisi masih menyala.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, salah satu anggota keluarga diketahui menyalakan api di tungku untuk keperluan memasak. Namun, tungku tersebut ditinggalkan tanpa memastikan api benar-benar padam.
Kondisi semakin berbahaya karena di atas tungku terdapat tumpukan kayu bakar dalam jumlah cukup banyak, sehingga api dengan cepat menyambar bahan mudah terbakar tersebut dan menjalar ke seluruh bagian rumah.
“Api cepat membesar dan dalam waktu singkat melalap seluruh bangunan rumah,” kata Wanidi, Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kecamatan Pagentan.
Saat Kejadian, Wilayah Pagentan Diguyur Hujan
Saat kejadian, wilayah Desa Babadan masih diguyur hujan. Warga bersama relawan kebencanaan setempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, sembari melaporkan peristiwa tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Banjarnegara.
Tim pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 20.30 WIB.
Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun rumah korban ludes terbakar dan tidak menyisakan harta benda yang dapat diselamatkan. Saat ini, Sugiman dan keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat.
Butuh Bantuan Logistik untuk Korban Kebakaran
Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, kebutuhan mendesak yang diperlukan korban antara lain bahan bangunan seperti seng, kaso, dan triplek, terpal, peralatan dapur, serta bantuan sembako.
Wanidi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah, khususnya yang bersumber dari aktivitas dapur.
“Kami mengingatkan warga agar selalu memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan tungku, terutama saat cuaca hujan dan kondisi rumah lembap,” katanya.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







