Hampir Seluruh Warga Terlindungi JKN, Kepesertaan BPJS Kesehatan di Banjarnegara Capai 98,76 Persen

Syarif TM
Media Gathering BPJS Kesehatan Cabang Kebumen Tahun 2026. (dok. BPJS Kesehatan)

BPJS Kesehatan Cabang Kebumen terus memperkuat sinergi dengan insan media sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Media Gathering 2026 yang digelar pada Selasa (2/6/2026).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Dina Diana Permata, mengatakan media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan mudah dipahami masyarakat terkait layanan maupun kebijakan Program JKN.

“Media menjadi mitra strategis BPJS Kesehatan. Melalui pemberitaan yang akurat, masyarakat dapat memahami hak dan kewajibannya sebagai peserta JKN sekaligus mengetahui berbagai kemudahan layanan yang terus kami kembangkan,” ujarnya.

BPJS Kesehatan Cabang Kebumen membawahi tiga wilayah kerja, yakni Kabupaten Kebumen, Purworejo, dan Banjarnegara. Hingga tahun 2026, tingkat kepesertaan JKN di ketiga daerah tersebut menunjukkan capaian yang sangat tinggi.

Data BPJS Kesehatan mencatat cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Purworejo telah mencapai 99,74 persen, Kabupaten Kebumen 98,77 persen, dan Kabupaten Banjarnegara sebesar 98,76 persen.

Baca juga  BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Aktif Saat Mudik Lebaran 2026, Peserta Bisa Berobat di Mana Saja

Menurut Dina, capaian tersebut menjadi bukti kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, badan usaha, dan masyarakat dalam mendukung terwujudnya perlindungan kesehatan yang merata bagi seluruh warga.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan seluruh pemangku kepentingan. Tantangan berikutnya adalah menjaga keaktifan peserta agar manfaat JKN dapat dirasakan secara optimal,” katanya.

BPJS Kesehatan Perluas Layanan Digital untuk Permudah Peserta JKN

Selain meningkatkan cakupan kepesertaan, BPJS Kesehatan juga terus melakukan transformasi layanan melalui penguatan sistem digital yang memungkinkan peserta mengakses layanan lebih cepat dan efisien.

Saat ini peserta dapat memanfaatkan berbagai kanal layanan non-tatap muka seperti Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA), Care Center 165, aplikasi Mobile JKN, hingga layanan melalui situs resmi BPJS Kesehatan.

Beragam layanan tersebut memungkinkan peserta mengurus administrasi tanpa harus datang langsung ke kantor cabang.

Transformasi digital juga diperkuat melalui aplikasi Mobile JKN yang menyediakan berbagai fitur, mulai dari pengecekan status kepesertaan, pembaruan data, antrean online fasilitas kesehatan, hingga layanan telehealth yang terhubung dengan fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan.

Baca juga  BPJS Keliling, Layanan Jemput Bola yang Permudah Warga Desa

“Digitalisasi menjadi bagian penting dari transformasi layanan kami agar masyarakat memperoleh akses yang lebih cepat, mudah, dan efisien,” katanya.

BPJS Kesehatan Dorong Skrining Kesehatan dan Program REHAB

Selain menghadirkan kemudahan layanan administrasi, BPJS Kesehatan juga terus mendorong upaya promotif dan preventif melalui Program Skrining Riwayat Kesehatan.

Program ini bertujuan mendeteksi faktor risiko penyakit sejak dini sehingga peserta dapat memperoleh penanganan lebih cepat dan mencegah kondisi kesehatan berkembang menjadi lebih serius.

Dina mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan skrining kesehatan secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan jangka panjang.

“Deteksi dini sangat penting untuk mencegah risiko penyakit yang lebih berat dan mengurangi potensi biaya pengobatan yang lebih besar di kemudian hari,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, BPJS Kesehatan juga mengingatkan masyarakat mengenai Program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB) yang ditujukan bagi peserta dengan tunggakan iuran.

Melalui program tersebut, peserta dapat melunasi tunggakan secara bertahap sesuai kemampuan finansial sehingga kepesertaan dapat kembali aktif dan manfaat JKN tetap dapat dimanfaatkan.

Baca juga  RSU Purbowangi Kebumen Buka Lowongan Kerja

Kolaborasi dengan Media Dinilai Penting untuk Tingkatkan Literasi JKN

BPJS Kesehatan juga menyatakan dukungannya terhadap berbagai program prioritas pemerintah, termasuk memastikan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memperoleh perlindungan kesehatan melalui Program JKN.

Menurut Dina, tujuan utama jaminan kesehatan adalah memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Program REHAB menjadi salah satu solusi agar peserta yang memiliki tunggakan tetap bisa mendapatkan perlindungan kesehatan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui Media Gathering 2026, BPJS Kesehatan Cabang Kebumen berharap kemitraan dengan media dapat semakin kuat sehingga informasi mengenai Program JKN menjangkau masyarakat lebih luas, meningkatkan literasi kesehatan, serta mendukung terciptanya sistem layanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan.

*Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!