Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banjarnegara > Bau Busuk dan Muncul Lalat Hijau, Warga Kalibening Banjarnegara Tuntut Penutupan Lokasi Sampah Ilegal
Banjarnegara

Bau Busuk dan Muncul Lalat Hijau, Warga Kalibening Banjarnegara Tuntut Penutupan Lokasi Sampah Ilegal

Earlena
Terakhir diperbarui: 16 Desember 2025 08:19
Earlena
Membagikan
Warga Kalibening Banjarnegara Tuntut Penutupan Lokasi Sampah Ilegal
Kondisi TPA Sampah yang berada di dekat pemukiman Desa Kalibening Banjarnegara, Selasa (16/12/2025). (Foto: Heri Cahyono)
Membagikan

Warga Desa Kalibening, Banjarnegara, mengeluhkan dampak parah dari lokasi pembuangan sampah yang berada di dekat permukiman mereka. Selain merusak pemandangan, tumpukan sampah yang membusuk telah menyebabkan polusi udara parah akibat bau busuk menyengat dan lonjakan populasi lalat hijau yang kini menyerbu rumah-rumah penduduk.

Contents
  • Munculnya Lalat dan Kekhawatiran Kesehatan
  • DPKPLH Tegaskan Lokasi Ilegal
  • Desa Lain Terkena Imbas

Lokasi pembuangan ini ternyata dan bukan TPA resmi. Kini kondisi tersebut menjadi sumber keresahan utama masyarakat.

 

Munculnya Lalat dan Kekhawatiran Kesehatan

Yanto, salah satu warga Desa Kalibening, mengungkapkan bahwa lingkungan mereka sudah tidak nyaman. Bau busuk hampir tercium setiap hari, ditambah lagi dengan kondisi sampah yang sudah meluber hingga ke badan jalan.

“Sudah tidak nyaman. Bau menyengat, lalat banyak sekali. Material sampah juga sudah penuh sampai meluber ke badan jalan. Harus dipindah atau ditutup karena sangat meresahkan,” ujar Yanto, Selasa (16/12/2025).

Peningkatan populasi lalat hijau yang masuk ke lingkungan permukiman menimbulkan kekhawatiran serius akan dampak kesehatan, terutama bagi anak-anak dan lansia. Lalat dikenal sebagai vektor penyakit, dan kehadirannya yang masif diyakini berasal dari tumpukan sampah terbuka.

Baca juga  Aksi Pencurian Motor di Parakancanggah Banjarnegara Terekam CCTV, Videonya Viral

“Kondisi ini membuat warga khawatir terhadap dampak kesehatan, terutama bagi anak-anak dan lansia. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah tegas,” tambahnya.

Selain masalah bau dan lalat, lokasi pembuangan sampah ini juga berada di atas aliran sungai. Aktivis lingkungan, Adam, menegaskan bahwa penempatan ini melanggar prinsip lingkungan yang sehat. “Ini sangat aneh. TPA berada dekat pemukiman, di pinggir jalan raya, bahkan di atas sungai. Pencemaran tidak hanya soal bau, tapi pencemaran air sudah sangat jelas terjadi,” kata Adam.

 

DPKPLH Tegaskan Lokasi Ilegal

Menanggapi keluhan warga, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPKPLH) memberikan pernyataan tegas. Kepala DPKPLH Banjarnegara, Herina Indriastuti, menyatakan bahwa lokasi di Kalibening bukan merupakan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) resmi, melainkan pembuangan sampah ilegal.

“Lokasi tersebut dinyatakan sebagai pembuangan sampah ilegal karena digunakan tanpa pengelola, tanpa sistem pengelolaan, dan tanpa izin, sehingga tidak memenuhi persyaratan teknis maupun lingkungan,” jelas Herina, Selasa (16/12/2025).

Herina juga menegaskan bahwa Pemkab Banjarnegara telah konsisten melarang aktivitas illegal dumping di seluruh wilayah, yang telah disosialisasikan melalui Surat Edaran Instruksi Bupati.

Baca juga  Malam Natal di Banjarnegara Kondusif, Bupati Pastikan Ibadah Umat Kristiani Aman dan Nyaman

 

Desa Lain Terkena Imbas

Akibat penolakan warga Kalibening, muncul masalah baru di beberapa desa yang selama ini membuang sampah di lokasi tersebut. Hardiyanto, Kades Bedana, mengeluhkan bahwa sampah warganya sudah beberapa hari tidak diangkut petugas kebersihan.

“Kami bingung mau buang kemana sampah itu. Tidak hanya Bedana saja, banyak desa yang pasti kena imbas akibat penolakan sampah tersebut,” kata Hardiyanto.

DPKPLH pun mengimbau masyarakat untuk menghentikan pemanfaatan lokasi ilegal dan mengelola sampah sesuai prosedur, seperti pemilahan di sumbernya dan optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) sebelum disalurkan ke fasilitas resmi.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:sampah ilegal
Artikel Sebelumnya Tol Pejagan Menunggu Tol Pejagan-Cilacap yang Sebagian Besar Ruas Jalannya Melintasi Banyumas
Artikel Selanjutnya Pemain Wijayakusuma FC Liga 4 Ada Perubahan Jadwal Babak Penyisihan Liga 4 Jawa Tengah, Catat Tanggalnya
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Rapat MBG dan Validasi data penerima manfaat
Banjarnegara

Rakor MBG Digelar, Pemkab Banjarnegara Tekankan Akurasi Data Penerima Manfaat

Oleh Syarif TM
Isra Miraj, siswa SRMP bersihkan Masjid
BanjarnegaraRisalah

Peringati Isra Miraj, Siswa SRMP 27 Banjarnegara Bersihkan Masjid, Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini

Oleh Syarif TM
Gus Mikh
Banjarnegara

Makna Isra Miraj 1447 H: Gus Mikh Banjarnegara Ajak Umat Jadikan Salat sebagai Penguat Iman di Era Modern

Oleh Heri C
Evaluasi Kader JKN
BanjarnegaraKebumenPurbalingga

Kader JKN Disiapkan Lebih Profesional, BPJS Kesehatan Kebumen Gelar Evaluasi

Oleh Syarif TM
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?