Ketua GP Ansor Banjarnegara: Konservasi adalah Mitigasi Bencana

Heri C
Pengurus GP Ansor Banjarnegara berfoto bersama Wabub dan tamu undangan lainnya usai pelantikan dengan membawa bibit pohon untuk konservasi, Senin (9/2/2026) (Foto: dok GP Ansor)

Gerakan Pemuda (GP) Ansor Banjarnegara melantik 55 pengurus baru dalam agenda bertajuk Menuju Ansor Masa Depan. Pelantikan pengurus GP Ansor Banjarnegara ini tak sekadar seremoni regenerasi organisasi, tetapi juga dijadikan momentum menegaskan komitmen Ansor terhadap agenda konservasi lingkungan, terutama di wilayah rawan bencana

Pelantikan dihadiri Wakil Bupati H. Wakhid Jumali, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pimpinan PCNU Banjarnegara, serta perwakilan Pimpinan Pusat dan Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah

Ketua GP Ansor Banjarnegara, Attabik hasan ma’ruf, menegaskan arah gerak organisasi ke depan dengan menekankan penguatan kader melalui tiga pilar utama yaitu ngaji, ngader, dan makaryo.

“Pilar tersebut diposisikan tidak hanya sebagai penguatan ideologis dan organisatoris, tetapi juga sebagai dasar keterlibatan aktif kader dalam isu sosial dan lingkungan,” katanya, Rabu (11/2/2026).

Komitmen tersebut diperlihatkan melalui program penanaman pohon di kawasan Situkung, Kecamatan Pandanarum, yang belum lama ini terdampak bencana tanah longsor. Dari kegiatan pelantikan ini, GP Ansor berhasil menghimpun 1.056 bibit pohon yang rencananya akan ditanam sebagai bagian dari upaya pemulihan lingkungan pascabencana

Baca juga  Serahkan Raperda Pajak dan Retribusi Daerah, Bupati Banjarnegara Minta Dipercepat

Bibit pohon tersebut berasal dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah, kementerian, partai politik, hingga organisasi kepemudaan.

“Sinergi lintas sektor ini dinilai sebagai langkah penting dalam membangun kesadaran kolektif bahwa mitigasi bencana tak bisa dilepaskan dari upaya konservasi lingkungan jangka panjang,” katanya.

GP Ansor Banjarnegara terkait Isu Lingkungan

Melalui agenda ini, GP Ansor Banjarnegara menempatkan isu lingkungan sebagai bagian dari khidmah keagamaan dan kebangsaan. Konservasi alam tidak lagi dipandang sebagai isu teknis semata, melainkan sebagai tanggung jawab moral bersama demi keberlanjutan hidup masyarakat Banjarnegara

Ketua panitia kegiatan, Saeful Fadly mengatakan, selain pengurus inti, pelantikan juga dihadiri 236 Pimpinan Ranting GP Ansor dari 20 kecamatan se-Kabupaten Banjarnegara. “Kehadiran mereka menunjukkan kesiapan struktur organisasi hingga tingkat desa untuk terlibat langsung dalam kerja-kerja sosial, termasuk pendampingan masyarakat di wilayah rawan bencana dan krisis lingkungan,” katanya.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.