KONSER musik extravaganza dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-455 Kabupaten Banjarnegara yang digelar di Alun-alun Banjarnegara, Sabtu (4/4/2026) malam, sempat diwarnai kericuhan. Aksi saling lempar botol antarpenonton terjadi menjelang berakhirnya acara.
Sejak dimulai pukul 20.00 WIB, konser musik extravaganza yang menghadirkan grup musik Okes Melayu O Qinawa bersama sejumlah penyanyi seperti Shinta Arsinta, Ning Haniya, Lie Arlie, dan Carista Mela berlangsung meriah. Ribuan warga yang memadati lokasi tampak antusias menikmati sajian musik dangdut lawas hingga dangdut kekinian.
Namun, suasana berubah saat penampilan bintang tamu utama, Shinta Arsinta, memasuki penghujung lagu. Sejumlah penonton diduga kecewa karena penampilan yang dinilai singkat, hanya membawakan sekitar tujuh lagu. Kekecewaan itu kemudian memicu aksi saling lempar botol di area konser.
Petugas Sigap, Situasi Konser Musik Extravaganza Berhasil Dikendalikan
Melihat kondisi konser musik extravaganza tersebut, panitia penyelenggara bersama aparat keamanan segera bertindak cepat untuk meredam situasi. Berkat kesigapan mereka, kericuhan tidak berlangsung lama dan kondisi kembali kondusif.
Untuk menjaga suasana tetap terkendali, penyanyi Lie Arlie yang masih berada di lokasi konser musik extravaganza kemudian melanjutkan penampilan dengan membawakan sejumlah lagu tambahan. Langkah ini terbukti efektif mengembalikan suasana menjadi lebih hangat dan menghibur penonton.
Bupati Turun Tangan, Minta Maaf kepada Masyarakat
Di tengah insiden tersebut, Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, yang hadir langsung di lokasi bahkan sempat naik ke atas panggung untuk menenangkan massa. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama acara berlangsung.
“Secara keseluruhan acara berjalan lancar dan antusias penonton sangat baik, meskipun tadi ada sedikit miskomunikasi antara penyelenggara dan pihak sponsor. Mudah-mudahan tahun depan bisa dilaksanakan lebih meriah lagi,” ujarnya.
Evaluasi untuk Penyelenggaraan ke Depan
Meski sempat terjadi kericuhan, acara tetap dapat dilanjutkan hingga selesai. Para penonton pun akhirnya membubarkan diri dengan tertib.
Pemerintah Kabupaten Banjarnegara berharap insiden ini menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan kegiatan serupa di masa mendatang dapat berlangsung lebih baik, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!



