DI TENGAH kobaran api yang melalap sebuah gudang toko di Banjarnegara, seorang petugas pemadam kebakaran tetap bertahan di garis depan hingga akhirnya mengalami luka di bagian tangan. Insiden itu terjadi saat petugas berjibaku padamkan api yang membesar pada Kamis (1/1/2026) malam.
Kebakaran melanda sebuah gudang toko yang menjual perlengkapan alat tulis dan olahraga di Desa Purwareja, Kabupaten Banjarnegara. Api menghanguskan sebagian bangunan gudang, sementara satu petugas pemadam kebakaran mengalami luka di bagian tangan saat proses pemadaman.
Kasi Operasional Damkar Banjarnegara, Eli Nur Setiawan, mengatakan peristiwa kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 22.30 WIB. Api dengan cepat membesar karena di dalam gudang terdapat banyak material yang mudah terbakar.
“Warga yang melihat asap tebal langsung melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam kebakaran,” ujarnya.
Damkar Banjarnegara Terjunkan 4 Unit Padamkan Api
Untuk padamkan api, petugas mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran dari Banjarnegara, dibantu satu unit Damkar dari Purbalingga, serta satu unit mobil tangki air milik PMI Banjarnegara untuk padamkan api. Proses pemadaman berlangsung cukup intens karena api sempat membesar dan merambat ke sejumlah bagian gudang.
Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa. Namun, seorang petugas damkar mengalami luka pada bagian tangan saat bertugas. Korban langsung mendapatkan pertolongan pertama dari tim PMI di lokasi sebelum dibawa ke Puskesmas Purwareja Klampok untuk mendapatkan perawatan medis.
Kerugian Tembus Rp 50 Juta
Akibat kebakaran ini, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta. Rinciannya, bangunan gudang permanen diperkirakan mengalami kerusakan senilai Rp35 juta, sementara kerugian barang dagangan berupa buku, alat tulis, dan perlengkapan lainnya mencapai sekitar Rp15 juta.
Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik dari dalam gudang. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
Petugas mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik, terutama pada bangunan yang menyimpan barang-barang mudah terbakar, guna mencegah kejadian serupa terulang.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







